Diduga Kebak Hukum Tambang Pasir Ilegal Kembali Beroperasi Hingga Jalan Warga Hancur Parah.

Senin, 19 Januari 2026 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infopengawaskorupsi.My.Id.

Pringsewu,info Aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Payung Dadi, Kecamatan Pubian, dan Kampung Sendang Retno, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, kembali beroperasi meski sebelumnya sempat ditutup oleh aparat kepolisian, sehingga menyebabkan kerusakan parah ruas jalan penghubung antar wilayah di Kabupaten Pringsewu.

Maraknya aktivitas penambangan tanpa izin tersebut mengakibatkan puluhan truk bermuatan pasir bertonase besar melintasi jalan kabupaten setiap hari, yang berdampak pada hancurnya badan jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer di Kecamatan Banyumas dan Sukoharjo.

Kerusakan terparah terjadi di ruas Pekon Waya Krui hingga Siliwangi, di mana lapisan aspal terkelupas, berlubang, dan amblas akibat dilalui armada pengangkut pasir yang melebihi kapasitas daya dukung jalan. Jum’at 16/01/2025
“Jalan ini seperti sudah menjadi jalur khusus tambang ilegal. Truk-truk bermuatan berat lewat setiap hari tanpa aturan,” ujar Rio, warga Kecamatan Banyumas.

Rio menambahkan, kerusakan jalan semakin parah karena armada pengangkut pasir diduga membawa muatan melebihi 15 ton dan melintas tanpa penutup terpal. “Ini bukan sekadar rusak, tapi dihancurkan. Warga yang menanggung dampaknya,” tegasnya.

Warga menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya penegakan hukum terhadap tambang pasir ilegal yang sebelumnya telah digerebek namun kembali beroperasi dalam waktu singkat.

“Kalau sudah digerebek tapi bisa beroperasi lagi, berarti ada pembiaran. Negara jangan kalah oleh tambang ilegal,” kata Rio.
Atas kondisi itu, masyarakat mendesak Kapolda Lampung turun tangan langsung menutup total seluruh aktivitas tambang pasir ilegal di Pubian dan Sendang Agung, serta meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas guna menghentikan kerusakan lingkungan dan infrastruktur yang semakin meluas. ( Husni.Munir )

Berita Terkait

MAN 1 Pringsewu Gelar Acara Perpisahan Kelas 12, Penuh Haru dan Kenangan
Tokoh Adat Pupadun Margakaya, Angkon Puakhi Bupati Pringsewu dan Gubernur Lampung 03/05/2026, Mei 03, 2026.
Acara Istighosah Dilaksanakan Oleh Ibu Pengajian Fatayat Ranting Ganjaran Di Kediaman Septiani
Bupati Pringsewu Riyanto Buka Penguatan Program Holistik Integratif.
Kepergok Mencuri di Alfamart Pringsewu, Seorang Pria Babak Belur Diamuk Massa.
Empat Pemuda Asal Tanggamus Gagal Kan Aksi Pencurian Mobil Di Pringsewu
Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah
KWI kawal ketat ! Inspektorat Pringsewu Bidik Dugaan Penyimpangan Dana Desa Di Empat Pekon Gambar Gravatar

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:11 WIB

MAN 1 Pringsewu Gelar Acara Perpisahan Kelas 12, Penuh Haru dan Kenangan

Senin, 4 Mei 2026 - 03:58 WIB

Tokoh Adat Pupadun Margakaya, Angkon Puakhi Bupati Pringsewu dan Gubernur Lampung 03/05/2026, Mei 03, 2026.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:04 WIB

Acara Istighosah Dilaksanakan Oleh Ibu Pengajian Fatayat Ranting Ganjaran Di Kediaman Septiani

Senin, 27 April 2026 - 03:11 WIB

Bupati Pringsewu Riyanto Buka Penguatan Program Holistik Integratif.

Senin, 27 April 2026 - 02:56 WIB

Kepergok Mencuri di Alfamart Pringsewu, Seorang Pria Babak Belur Diamuk Massa.

Senin, 30 Maret 2026 - 08:34 WIB

Empat Pemuda Asal Tanggamus Gagal Kan Aksi Pencurian Mobil Di Pringsewu

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:40 WIB

Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:06 WIB

KWI kawal ketat ! Inspektorat Pringsewu Bidik Dugaan Penyimpangan Dana Desa Di Empat Pekon Gambar Gravatar

Berita Terbaru