Home / OKI

Isu Dugaan Dominasi Timses dan Kerabat dalam Proyek serta Jabatan di OKI Menjadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI

Isu mengenai dugaan keterlibatan tim sukses (timses) maupun kerabat Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) dalam pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan serta pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI belakangan menjadi sorotan publik.

Sejumlah warga menyampaikan harapan agar proses pembangunan, pengadaan proyek, maupun penempatan pejabat daerah tetap mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan keadilan. Dalam berbagai diskusi yang berkembang di masyarakat, muncul pandangan bahwa kepala daerah merupakan pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

Salah seorang warga yang menyampaikan aspirasinya mengatakan bahwa dirinya mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten OKI. Namun, menurutnya, akses terhadap proyek pemerintah hendaknya diberikan secara adil kepada seluruh pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.

“Kami tentu mendukung pembangunan daerah. Namun, masyarakat juga berharap seluruh proses pengadaan proyek berjalan secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pihak yang memenuhi ketentuan. Demikian pula dalam penempatan jabatan, masyarakat berharap hal itu dilakukan berdasarkan kompetensi dan kapasitas,” ujarnya.

Menurutnya, transparansi dalam pelaksanaan proyek maupun pengisian jabatan penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Praktisi Hukum Soroti Pentingnya Transparansi dan Pencegahan KKN

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat, praktisi hukum H. Alfan Sari, S.H., M.H., M.M., mengatakan bahwa setiap proses pemerintahan harus senantiasa berpedoman pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), termasuk dalam pengadaan barang dan jasa serta pengisian jabatan publik.

“Informasi yang berkembang di tengah masyarakat tentu perlu disikapi secara bijaksana. Yang terpenting adalah memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas,” kata Alfan.

Ia menjelaskan bahwa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) merupakan hal yang harus dicegah dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, menurutnya, mekanisme pengawasan dan keterbukaan informasi publik menjadi instrumen penting dalam menjaga integritas pemerintahan.

Menurut Alfan, peraturan perundang-undangan mengenai pemerintahan daerah maupun pengadaan barang dan jasa pemerintah mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, persaingan sehat, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Apabila terdapat pertanyaan atau persepsi yang berkembang di masyarakat, maka klarifikasi dan keterbukaan informasi dari pihak terkait menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman yang objektif kepada publik,” ujarnya.

Dalam pandangannya, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah harus dijaga melalui tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik.

Alfan juga mengutip pandangan filsuf Bertrand Russell yang menekankan pentingnya penggunaan kekuasaan secara bertanggung jawab demi kepentingan yang lebih luas. Selain itu, ia mengingatkan bahwa jabatan publik pada hakikatnya merupakan amanah yang harus digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Isu yang berkembang tersebut turut memunculkan harapan dari berbagai kalangan agar pemerintah daerah terus meningkatkan transparansi terkait mekanisme pengadaan proyek, proses evaluasi pelaksana pekerjaan, serta penempatan pejabat di lingkungan pemerintahan.

Masyarakat berharap seluruh tahapan pelaksanaan pembangunan daerah dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kabupaten OKI.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten OKI terkait isu yang berkembang di tengah masyarakat tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak-pihak terkait guna memberikan keberimbangan informasi kepada publik. (Jul PPWI/Tim Redaksi)

Berita Terkait

Pastikan Api Padam, Dandim 0402/OKI-OI Tinjau Langsung Sejumlah Lokasi Karhutla
Di Tengah Ancaman Karhutla yang Kian Mengkhawatirkan, Pemkab OKI Malah Sibuk Mutasi 65 Pejabat?
Terima Audiensi Sespim Polri, Dandim 0402/OKI-OI Tegaskan Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Seluruh Stakeholder
Asap Karhutla Makin Pekat, PPWI Pertanyakan Efektivitas Penanganan Pemerintah Daerah
Wacana Jabatan Kades Seumur Hidup: Jangan Tak Tahu Malu, Kerja Tak Becus Minta Jabatan Seumur Hidup
Teladan di Tengah Kepungan Asap, Dandim 0402/OKI-OI Kawal Langsung Penanganan Karhutla
BRI BO Kayuagung Peringati Hari Pelanggan Nasional, Sapa Nasabah dan Bagikan Apresiasi
Dandim 0402/OKI Dampingi Satgas Mabes TNI, Babinsa Terus Berjibaku Atasi Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:17 WIB

Pastikan Api Padam, Dandim 0402/OKI-OI Tinjau Langsung Sejumlah Lokasi Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 23:18 WIB

Di Tengah Ancaman Karhutla yang Kian Mengkhawatirkan, Pemkab OKI Malah Sibuk Mutasi 65 Pejabat?

Selasa, 15 September 2026 - 02:13 WIB

Terima Audiensi Sespim Polri, Dandim 0402/OKI-OI Tegaskan Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Seluruh Stakeholder

Senin, 14 September 2026 - 03:53 WIB

Asap Karhutla Makin Pekat, PPWI Pertanyakan Efektivitas Penanganan Pemerintah Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 05:30 WIB

Wacana Jabatan Kades Seumur Hidup: Jangan Tak Tahu Malu, Kerja Tak Becus Minta Jabatan Seumur Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 01:18 WIB

Teladan di Tengah Kepungan Asap, Dandim 0402/OKI-OI Kawal Langsung Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 03:27 WIB

BRI BO Kayuagung Peringati Hari Pelanggan Nasional, Sapa Nasabah dan Bagikan Apresiasi

Kamis, 3 September 2026 - 02:17 WIB

Dandim 0402/OKI Dampingi Satgas Mabes TNI, Babinsa Terus Berjibaku Atasi Karhutla

Berita Terbaru