Direksi Ngumpet, Kroco mumet Dihadapkan saat mediasi: Penghinaan Terhadap Tetua Adat Marga Way Lima

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Lima

Ribuan massa masyarakat adat Marga Way Lima menggelar aksi besar di Kantor PTPN 1 Regional 7 Unit Usaha Way Lima, Senin (26/01/2026). Namun aksi damai itu berubah menjadi simbol kemarahan adat, setelah pihak perusahaan dinilai secara terang-terangan menghina martabat adat.

Alih-alih menghadirkan Direksi untuk berhadapan langsung dengan Punyimbang Adat, PTPN 1 Regional 7 Unit Usaha Way Lima justru “melempar” staf bawahan alias kroco untuk menghadapi Tetua Adat. Sikap ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terbuka terhadap Punyimbang Adat dan bukti bahwa manajemen dinilai pengecut dan tidak bertanggung jawab.

“Ini bukan sekadar salah prosedur. Ini penghinaan. Direksi bersembunyi, kroco dijadikan tameng,” kecam Perwakilan Pendamping adat Marga Way Lima.

Sikap Direksi ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan mereka sebelumnya di beberapa media masa yang mengklaim akan menghormati dan menjunjung tinggi adat. Kenyataannya, saat tuntutan adat benar-benar datang dalam aksi damai yang digelar 26/01/2026, Direksi justru ngumpet, menghindar, dan diduga takut berhadapan dengan kekuatan masyarakat adat.

Mediasi berlangsung panas dan nyaris meledak. Ketegangan sempat memuncak akibat sikap perusahaan yang dianggap tidak serius. Akhirnya, masyarakat adat memberikan ultimatum keras: tenggat 10 hari.

Jika dalam 10 hari Direksi tidak turun tangan langsung dan tidak ada keputusan konkret, masyarakat adat memastikan akan melakukan aksi yang jauh lebih besar, termasuk menduduki dan menguasai kembali Tanah Ulayat Adat Marga Way Lima.

Tanah tersebut bukan klaim kosong. Secara sejarah dan dokumen, tanah adat ini diperkuat dengan surat bersegel Belanda tahun 1940 tentang pengembalian tanah adat pasca disewa oleh pemerintah kolonial. Fakta ini menjadi tamparan keras bagi PTPN 1 Regional 7 Unit Usaha Way Lima yang dinilai terus mengabaikan sejarah dan hak adat.

“Kami tidak minta-minta. Kami menuntut hak. Ini tanah adat, bukan tanah rampasan. Kalau Direksi terus sembunyi, kami yang akan ambil kembali,” tegas perwakilan Pemuka Agung salah satua Punyimbang Adat Marga Way Lima.

Aksi ini menjadi peringatan keras bahwa kesabaran masyarakat adat ada batasnya. Jika PTPN terus bermain kucing-kucingan, konflik ini berpotensi meledak lebih besar dan membuka babak baru perlawanan masyarakat adat terhadap arogansi korporasi.

Berita Terkait

DPK Iwani Kabupaten Pesawaran Gelar Acara Buka Bersama di Cafe Walajan
Menjelang penghujung Romadhon SPPG Dapur MBG Desa Padang manis Gelar acara Romadhon berbagai
Yuda Kurniawan Mitra SPPG MBG Desa Wailayap Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat Sukseskan Program MBG
SPPG MBG Desa Wailayap Bagikan Takjil, Berikan Sentuhan Kasih di Bulan Ramadan
PROYEK PEMBANGUNAN TALUD DI DESA WAYLAYAP DIDUGA TIDAK SESUAI SPO, TIDAK MENGGUNAKAN Rab, DAN PAGU-ANGARAN TIDAK TERPASANG
Dari Sholat Dhuha hingga Ceramah Ramadhan, Ini Momen Berkesan Pesantren Ramadhan SMAN 1 Padang Cermin
jum’at Berkah Bersama Amana (Amir Hamzah Nawawi Abas) Bagikan Beras kepada ratusan warga masyarakat
Ratusan Masyarakat Way Lima Dirikan Posko Perjuangan Tanah Adat Way Lima Di Area Lahan PTPN VII Unit Way Lima

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:16 WIB

DPK Iwani Kabupaten Pesawaran Gelar Acara Buka Bersama di Cafe Walajan

Senin, 16 Maret 2026 - 14:52 WIB

Menjelang penghujung Romadhon SPPG Dapur MBG Desa Padang manis Gelar acara Romadhon berbagai

Senin, 16 Maret 2026 - 14:43 WIB

Yuda Kurniawan Mitra SPPG MBG Desa Wailayap Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat Sukseskan Program MBG

Senin, 16 Maret 2026 - 07:39 WIB

SPPG MBG Desa Wailayap Bagikan Takjil, Berikan Sentuhan Kasih di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:09 WIB

PROYEK PEMBANGUNAN TALUD DI DESA WAYLAYAP DIDUGA TIDAK SESUAI SPO, TIDAK MENGGUNAKAN Rab, DAN PAGU-ANGARAN TIDAK TERPASANG

Senin, 9 Maret 2026 - 02:42 WIB

Dari Sholat Dhuha hingga Ceramah Ramadhan, Ini Momen Berkesan Pesantren Ramadhan SMAN 1 Padang Cermin

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:59 WIB

jum’at Berkah Bersama Amana (Amir Hamzah Nawawi Abas) Bagikan Beras kepada ratusan warga masyarakat

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:41 WIB

Ratusan Masyarakat Way Lima Dirikan Posko Perjuangan Tanah Adat Way Lima Di Area Lahan PTPN VII Unit Way Lima

Berita Terbaru

Uncategorized

UCAPAN TERIMA KASIH DARI DUBES RUSIA UNTUK PPWI

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:11 WIB