Home / OKI

Dugaan Pemalsuan LHKPN Sekda OKI, PPWI OKI Desak APH Lakukan Pemeriksaan

Senin, 6 April 2026 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung – Dugaan pemalsuan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatra Selatan menjadi sorotan publik setelah diungkapkan melalui akun media sosial Facebook milik Deni M. Keterangan tersebut kemudian dibagikan ke beberapa grup masyarakat di wilayah OKI.

“Konon katanya Sekda Kabupaten OKI Provinsi Sumatra Selatan diduga melakukan pemalsuan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN),” tulis Deni M dalam postingannya yang menjadi perbincangan hangat di kalangan warga.

Menanggapi dugaan ini, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten OKI, M. Abbas Umar, mengeluarkan desakan agar Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparatur Pengawasan Hukum (APH) segera melakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus yang muncul. Menurutnya, dugaan pemalsuan LHKPN merupakan masalah yang sangat serius karena menyangkut integritas pejabat negara dan transparansi pengelolaan kekayaan yang dimiliki.

“Kita tidak bisa mengabaikan dugaan seperti ini. LHKPN merupakan instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi harta kekayaan pejabat negara. Jika terdapat dugaan pemalsuan, maka pihak berwenang khususnya APH harus segera melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran,” ujar M. Abbas Umar.

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya secara benar dan jujur melalui LHKPN. Pemalsuan atau penyembunyian informasi dalam LHKPN dapat dikenai sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2010 tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

“Pemalsuan LHKPN bukan hanya pelanggaran terhadap peraturan administrasi, tetapi juga dapat menjadi bukti awal dari potensi korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan. Oleh karena itu, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh dan transparan agar masyarakat dapat mengetahui kebenaran yang sebenarnya,” tambahnya.

Publik berharap agar pihak Sekda OKI dapat segera memberikan klarifikasi terkait dugaan yang muncul, serta agar APH atau pihak pengawas terkait segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pemeriksaan yang objektif dan transparan. (Tim/Red)

Berita Terkait

RSUD Kayuagung: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026
Pangdam II/Sriwijaya Resmi Tutup TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI di Pematang Sukatani
Permasalahan Pendidikan OKI Parah: Pungli Rohis-OSIS Berjalan, Plafon Rusak, Disdik Sumsel Diduga Terima Suap dan APH Tutup Mata?
Sistem Gaji PNS di OKI Dinilai Tidak Adil – Terlalu Banyak Dibiayai yang Tidak Bisa Bekerja, yang Benar-benar Kerja Hanya Dapat Rp300–500 Ribu
Anggaran Bedah Rumah di OKI Hanya Rp 15-20 Juta – Publik Tanya Cukupkah Mengingat Harga Bahan dan Upah Tukang yang Meningkat
Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Penutupan TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI di Desa Pematang Sukatani
Tenda Berdiri Kokoh, Personel Mulai Bersiaga, TMMD Ke-128 Kodim Siap Ditutup Besok di Desa Pematang Sukatani
Jelang Penutupan TMMD ke-128, Patroli Gabungan Sisir Jalur Tol Kayuagung-Pematang Panggang**

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:43 WIB

RSUD Kayuagung: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:46 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Resmi Tutup TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI di Pematang Sukatani

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:57 WIB

Permasalahan Pendidikan OKI Parah: Pungli Rohis-OSIS Berjalan, Plafon Rusak, Disdik Sumsel Diduga Terima Suap dan APH Tutup Mata?

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:15 WIB

Sistem Gaji PNS di OKI Dinilai Tidak Adil – Terlalu Banyak Dibiayai yang Tidak Bisa Bekerja, yang Benar-benar Kerja Hanya Dapat Rp300–500 Ribu

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:30 WIB

Anggaran Bedah Rumah di OKI Hanya Rp 15-20 Juta – Publik Tanya Cukupkah Mengingat Harga Bahan dan Upah Tukang yang Meningkat

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:47 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Penutupan TMMD ke-128 Kodim 0402/OKI di Desa Pematang Sukatani

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:42 WIB

Tenda Berdiri Kokoh, Personel Mulai Bersiaga, TMMD Ke-128 Kodim Siap Ditutup Besok di Desa Pematang Sukatani

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:49 WIB

Jelang Penutupan TMMD ke-128, Patroli Gabungan Sisir Jalur Tol Kayuagung-Pematang Panggang**

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:41 WIB