Pelayanan Pengaduan DPR RI Disorot: Wiranto B Manalu Lamban dan Tidak Responsif.

Selasa, 21 April 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Kinerja pelayanan publik di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kembali menuai kritik. Kali ini, sorotan tertuju pada lambannya penanganan pengaduan masyarakat yang dinilai tidak profesional dan tidak transparan.

Wiranto B Manalu mengungkapkan kekecewaannya setelah pengaduan yang ia kirimkan secara online pada 5 Maret 2026 hingga kini tidak kunjung diproses. Ironisnya, alih-alih mendapatkan tindak lanjut, ia justru diminta untuk mengirimkan ulang pengaduan tersebut secara offline.

“Ini sangat tidak masuk akal. Di era digital, masyarakat sudah diarahkan menggunakan sistem online, tapi pada praktiknya malah diminta kembali ke cara manual,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, upaya konfirmasi lanjutan melalui email kepada Sekretariat Jenderal DPR RI juga tidak mendapatkan respons. Bahkan, nomor WhatsApp resmi yang tercantum di website DPR RI disebut tidak aktif sama sekali.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen DPR RI dalam memberikan pelayanan publik yang akuntabel dan responsif. Padahal, sebagai lembaga representasi rakyat, DPR seharusnya menjadi garda terdepan dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Wiranto B Manalu menilai bahwa persoalan ini bukan sekadar teknis, melainkan mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan pengaduan publik di internal DPR. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Lebih jauh, kritik juga diarahkan pada pola kerja DPR yang dinilai reaktif—hanya bergerak cepat ketika suatu isu telah viral di ruang publik. Sementara itu, ratusan bahkan mungkin ribuan pengaduan masyarakat yang disampaikan secara resmi justru terabaikan tanpa kejelasan.

“DPR jangan hanya hadir ketika isu sudah ramai. Banyak pengaduan masyarakat yang masuk secara resmi tetapi tidak pernah ditindaklanjuti. Ini bentuk pengabaian terhadap rakyat,” tegasnya.

Masyarakat berharap DPR RI segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan pengaduan, termasuk memastikan kanal komunikasi yang tersedia benar-benar aktif dan responsif.

Jika tidak, DPR berisiko semakin jauh dari fungsi utamanya sebagai penyalur aspirasi rakyat.

Bagaimana persoalan rakyat bisa diselesaikan jika Di DPR RI saja pelayanannya seperti ini apalagi di Daerah daerah, tutup Wiranto B Manalu

Berita Terkait

HOROR ANTRIAN BBM SUDAH TERJADI DIMANA MANA MENJADI DILEMA MASYARAKAT
Nestapa di Balik Bayang-bayang Pernikahan Siri: Refleksi Keadilan bagi RR, Istri Siri Almarhum Margiono Sebagaimana diceritakan RR kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke
Nestapa di Balik Bayang-bayang Pernikahan Siri: Refleksi Keadilan bagi RR, Istri Siri Almarhum Margiono _Sebagaimana diceritakan RR kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke_
Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Rumuskan Nilai Rupiah Terhindarkan Anjlok Ditindas Dollar Melambung “Luluh lantakkan Perekonomian”
Fachrul Razi: Jangan Jadikan Program MBG Alat Delegitimasi Politik
Ketika Pamong Berubah Menjadi Algojo: Menyoal Mangkirnya Oknum Satpol PP Jakarta dari Panggilan Polisi
Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Pakar Politik Dr. Fachrul Razi: Upaya Diskreditkan AHY Terkait Isu SPPG BGN Isu Murahan, Kurang Cerdas

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:07 WIB

Nestapa di Balik Bayang-bayang Pernikahan Siri: Refleksi Keadilan bagi RR, Istri Siri Almarhum Margiono Sebagaimana diceritakan RR kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:55 WIB

Nestapa di Balik Bayang-bayang Pernikahan Siri: Refleksi Keadilan bagi RR, Istri Siri Almarhum Margiono _Sebagaimana diceritakan RR kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke_

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:05 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Rumuskan Nilai Rupiah Terhindarkan Anjlok Ditindas Dollar Melambung “Luluh lantakkan Perekonomian”

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:31 WIB

Fachrul Razi: Jangan Jadikan Program MBG Alat Delegitimasi Politik

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:25 WIB

Ketika Pamong Berubah Menjadi Algojo: Menyoal Mangkirnya Oknum Satpol PP Jakarta dari Panggilan Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:33 WIB

Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:09 WIB

Pakar Politik Dr. Fachrul Razi: Upaya Diskreditkan AHY Terkait Isu SPPG BGN Isu Murahan, Kurang Cerdas

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:05 WIB

Pakar Politik Dr. Fachrul Razi: Upaya Diskreditkan AHY Terkait Isu SPPG BGN Adalah Isu Murahan dan Kurang Cerdas, Tidak Berpengaruh pada Popularitas dan Kinerja AHY!

Berita Terbaru

Sumatra selatan

Air Sungai Enim Keruh, Warga Duga Tercemar Limbah Batu Bara

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:13 WIB