Home / OKI

Dimas Regi Martdeni Diduga Lakukan Penipuan Jual Beli Sawit, Korban Minta Polisi Amankan Pelaku yang Kabur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI

Dimas Regi Martdeni diduga menjadi pelaku penipuan dengan modus jual beli sawit, yang membuat beberapa korban kehilangan uang hingga belasan juta rupiah. Pelaku menjanjikan akan mengembalikan uang beserta keuntungan dalam waktu 10 hari setelah transaksi, namun hingga kini hampir 30 hari berlalu uang tersebut belum kunjung dikembalikan.

Salah satu korban dari Kayuagung yang mengalami kerugian belasan juta rupiah mengungkapkan bahwa pelaku sudah kabur dari tempat tinggalnya. “Kami sudah menghubungi pihak keluarga, mereka bilang ‘itu bukan urusan kami’. Kami juga menghubungi sahabatnya, Dimas Regi Martdeni yang juga dikenal sebagai Ardian – adalah warga Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI,
Orang nya sudah kabur pak.

Korban juga mengungkapkan bahwa mereka telah menghubungi orang tua pelaku untuk mencari solusi. Namun, tanggapan yang diterima cukup mengejutkan. “Orang tuanya bilang, ‘Kok bapak percaya sama anak saya? Silakan saja ditangkap dan dimasukkan penjara, Pak, karena dia sudah sering keluar masuk penjara. Jadi itu bukan urusan saya’,” jelas korban saat menyampaikan kata-kata orang tua pelaku.

Para korban kini meminta bantuan kepada pihak kepolisian, khususnya Polres OKI melalui Polsek Pedamaran Timur, untuk mengamankan pelaku penipuan tersebut.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pedamaran Timur memberikan tanggapan terkait laporan dari warga yang masuk. “Kami sudah menerima laporan dari korban. Nanti kita akan menginformasikan perkembangannya jika sudah mengamankan pelaku tersebut,” ujar Kapolsek.

Hingga saat ini, pihak kepolisian akan terus mencari keberadaan Dimas Regi Martdeni 28 Tahun terkait kasus penipuan jual beli sawit ini.

Berita Terkait

PPWI OKI Buka Posko Pengaduan Masyarakat, Ketua M. Abbas Umar: Suara Warga Harus Ditindaklanjuti
Jonathan Jo Soroti Kondisi Taman Kota Kayuagung yang Makin Ramai, PPWI OKI Tegaskan Komitmen Independensi
Disdik OKI Tegaskan SPMB Gratis, Tidak Ada Pungutan Sepeser Pun
Upaya Konfirmasi Tidak Direspons, Dugaan Pungutan SPMB di SDN 14 Kayuagung Jadi Sorotan
Dugaan Pungli SPMB di SDN 14 Kayuagung Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Minta Investigasi Mendalam
Kejari OKI Laksanakan Sita Eksekusi Aset Terpidana Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemulihan Kerugian Negara
Kejari OKI Laksanakan Sita Eksekusi Aset Terpidana Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemulihan Kerugian Negara
Melihat pihak Kejari OKI yang masih bungkam sampai sekarang, kita jangan malah kendor

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:56 WIB

PPWI OKI Buka Posko Pengaduan Masyarakat, Ketua M. Abbas Umar: Suara Warga Harus Ditindaklanjuti

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Jonathan Jo Soroti Kondisi Taman Kota Kayuagung yang Makin Ramai, PPWI OKI Tegaskan Komitmen Independensi

Senin, 15 Juni 2026 - 09:08 WIB

Disdik OKI Tegaskan SPMB Gratis, Tidak Ada Pungutan Sepeser Pun

Senin, 15 Juni 2026 - 03:12 WIB

Upaya Konfirmasi Tidak Direspons, Dugaan Pungutan SPMB di SDN 14 Kayuagung Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:04 WIB

Dugaan Pungli SPMB di SDN 14 Kayuagung Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Minta Investigasi Mendalam

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:41 WIB

Kejari OKI Laksanakan Sita Eksekusi Aset Terpidana Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemulihan Kerugian Negara

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:30 WIB

Kejari OKI Laksanakan Sita Eksekusi Aset Terpidana Korupsi, Tegaskan Komitmen Pemulihan Kerugian Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:19 WIB

Melihat pihak Kejari OKI yang masih bungkam sampai sekarang, kita jangan malah kendor

Berita Terbaru