DPD MAI Dampingi puluhan warga Desa Muncak laporkan Dugaan Aset BUMDES serta penyelewengan Dana Ketahanan Pangan dan Aset BUMDes ke Kejari Pesawaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran

Puluhan warga Desa Munca, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, didampingi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Marwah Aliansi Indonesia (MAI) Kabupaten Pesawaran melaporkan dugaan penyelewengan Dana Ketahanan Pangan BUMDes Tahun Anggaran 2025 serta dugaan penggelapan aset milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ke Kejaksaan Negeri Pesawaran, Senin (08/06/2026).


Laporan tersebut ditujukan kepada Kejaksaan Negeri Pesawaran sebagai bentuk upaya masyarakat dalam meminta penegakan hukum atas dugaan penyimpangan pengelolaan dana dan aset desa yang terjadi di Desa Munca.
Salah seorang warga Desa Munca, Mulyadi, mengungkapkan bahwa masyarakat meminta pendampingan dari Lembaga MAI untuk melaporkan dugaan penggelapan aset BUMDes yang menurutnya telah lama menjadi keluhan warga.

Menurut Mulyadi, aset BUMDes yang dipersoalkan berupa satu unit usaha Depot Air Minum dan sekitar 100 tabung gas LPG yang sebelumnya dikelola melalui BUMDes Desa Munca.

“Dulu BUMDes Desa Munca memiliki usaha depot air minum dan penyaluran gas elpiji. Namun saat ini aset tersebut sudah tidak lagi diketahui keberadaannya. Kami menduga seluruh aset itu telah diambil alih dan saat ini tidak jelas keberadaannya. Keterangan tersebut sudah saya tuangkan dalam surat pernyataan bermaterai sebagai salah satu kelengkapan laporan ke Kejaksaan Negeri Pesawaran,” ujar Mulyadi.

Sementara itu, Ketua DPD Marwah Aliansi Indonesia (MAI) Kabupaten Pesawaran, Arif Roni, membenarkan bahwa pihaknya telah mendampingi puluhan warga Desa Munca dalam menyampaikan laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri Pesawaran.

Menurut Arif Roni, laporan tersebut tidak hanya berkaitan dengan dugaan penggelapan aset BUMDes, tetapi juga menyangkut dugaan penyelewengan Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang seharusnya dikelola melalui BUMDes sesuai ketentuan yang berlaku.

“Benar, hari ini kami telah mendampingi warga Desa Munca melaporkan dugaan penyelewengan Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang nilainya mencapai Rp150 juta. Berdasarkan informasi dan keterangan warga, dana tersebut diduga tidak disalurkan kepada BUMDes untuk dikelola sebagaimana mestinya, melainkan dikelola langsung oleh kepala desa. Selain itu, terdapat pula laporan terkait dugaan penggelapan aset BUMDes berupa depot air minum dan tabung gas LPG,” kata Arif Roni kepada awak media.

Arif menegaskan bahwa laporan tersebut telah diterima oleh Kejaksaan Negeri Pesawaran dan pihaknya akan terus mengawal proses penanganannya hingga terdapat kejelasan hukum.

“Laporan sudah kami serahkan dan telah diterima oleh Kejari Pesawaran. Selanjutnya kami menunggu tindak lanjut dari pihak kejaksaan. Sebagai lembaga yang mendampingi masyarakat, kami akan mengawal proses ini sampai tuntas demi terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa serta aset BUMDes,” tegasnya.

(*/Tim PPWI

Berita Terkait

UPTD SD Negeri 47 Gedong Tataan Resmi Lepas 13 Siswa Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026
KPU Pesawaran Jalin Silaturahmi Demokrasi dengan Partai Politik Peserta Pemilu 2024
UPTD SD Negeri 10 Way lima Lepas 24 Siswa dan Siswi Kelas VI yang lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026 ,di Aula halaman sekolah
Lampu Jalan di lintas jalan raya Gedong Tataan- Kedondong diduga banyak yang rusak dan mati, Ketua DPC PPWI Pesawaran pertanyakan Soal Pajak PJU, uang nya lari kemana?
DPW Lembaga Peduli Hukum Provinsi Lampung dan DPD PPWI Lampung Berikan Edukasi Hukum dan Pemerintahan di Desa Muncak
Ratusan Pengunjung Ramaikan Wisata Banyu langit, salah satu Destinasi Andalan Warga Lokal dan diluar kabupaten pesawaran Kembali Ramai
Gedung Workshop Kejuruan Desain Model dan Tekstil BLK pesawaran Diduga Tak Terawat, Berubah Menjadi Gedung Tua
PT PLN Cabang Gedung Tataan Diduga Abaikan Aspek Keselamatan Masyarakat, Warga Merasa Terancam

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:17 WIB

UPTD SD Negeri 47 Gedong Tataan Resmi Lepas 13 Siswa Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:20 WIB

KPU Pesawaran Jalin Silaturahmi Demokrasi dengan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:17 WIB

UPTD SD Negeri 10 Way lima Lepas 24 Siswa dan Siswi Kelas VI yang lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026 ,di Aula halaman sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:04 WIB

Lampu Jalan di lintas jalan raya Gedong Tataan- Kedondong diduga banyak yang rusak dan mati, Ketua DPC PPWI Pesawaran pertanyakan Soal Pajak PJU, uang nya lari kemana?

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:48 WIB

DPW Lembaga Peduli Hukum Provinsi Lampung dan DPD PPWI Lampung Berikan Edukasi Hukum dan Pemerintahan di Desa Muncak

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:41 WIB

DPD MAI Dampingi puluhan warga Desa Muncak laporkan Dugaan Aset BUMDES serta penyelewengan Dana Ketahanan Pangan dan Aset BUMDes ke Kejari Pesawaran

Senin, 8 Juni 2026 - 01:54 WIB

Ratusan Pengunjung Ramaikan Wisata Banyu langit, salah satu Destinasi Andalan Warga Lokal dan diluar kabupaten pesawaran Kembali Ramai

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:36 WIB

Gedung Workshop Kejuruan Desain Model dan Tekstil BLK pesawaran Diduga Tak Terawat, Berubah Menjadi Gedung Tua

Berita Terbaru

Bengkulu

Sekjen PPWI, Dr, Fachrul Razi, ke Provinsi Bengkulu

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:56 WIB

Bengkulu

Sekjen PPWI, Dr, Fachrul Razi, ke Provinsi Bengkulu

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:49 WIB