Fachrul Razi: Jangan Jadikan Program MBG Alat Delegitimasi Politik

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 11 JUNI 2026 –

Pakar politik sekaligus Senator DPD RI periode 2014–2024, Dr. Fachrul Razi, M.I.P., memberikan analisis kritis terkait pusaran isu miring yang belakangan menyeret program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi pemberitaan mengenai dugaan keterlibatan sejumlah nama eksekutif, termasuk penjelasan terbaru Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor soal keterlibatan putranya dalam program tersebut, Fachrul Razi melihat ada motif politik yang lebih besar di balik framing publik yang sedang dibangun.

Menurutnya, polemik yang berkembang di media sosial dan ruang publik sengaja diarahkan secara bias untuk memojokkan pihak tertentu, khususnya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta Partai Demokrat dan Wamenaker RI.

“Jika kita bedah anatomi opininya, ada pola yang sangat sistematis untuk mendiskreditkan AHY dan Partai Demokrat. Program MBG ini program strategis nasional yang berada di bawah koordinasi lintas sektoral. Namun setiap kali ada dinamika atau masalah teknis di lapangan, yang sengaja ditembak dan dijadikan sasaran opini justru AHY, Demokrat, dan Wamenaker RI. Ini jelas political framing yang tidak sehat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis 11 Juni 2026.

Mantan Ketua Komite I DPD RI itu menambahkan, klarifikasi dari pejabat seperti Wamenaker Afriansyah Noor seharusnya mendudukkan persoalan pada porsi objektif, yaitu tata kelola pelaksanaan dan akuntabilitas program, bukan digoreng menjadi komoditas politik untuk menjatuhkan reputasi figur tertentu.

“Saya melihat ada pihak-pihak yang tidak nyaman dengan soliditas kabinet dan performa AHY dalam mengawal pembangunan infrastruktur serta program kesejahteraan. Akibatnya, isu sekecil apa pun di program MBG ditarik-tarik secara paksa agar bermuara pada delegitimasi politik Demokrat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, doktor ilmu politik ini mengingatkan publik dan media agar tetap jernih dan kritis dalam menyaring informasi. Ia menegaskan, program strategis seperti MBG melibatkan banyak pemangku kepentingan dan badan pelaksana khusus, sehingga tidak adil jika dijadikan alat gebuk politik personal.

“Sebagai mantan senator yang 10 tahun mengawal kebijakan publik, saya mengimbau semua pihak menyudahi politisasi yang tendensius ini. Mari fokus pada substansi program agar berdampak nyata bagi masyarakat, bukan malah sibuk memproduksi character assassination terhadap AHY dan Demokrat demi agenda politik jangka pendek,” pungkasnya.

Berita Terkait

Segera Diadili, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Adili, tetapi Akhirnya Kita yang ‘Digergaji’”
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Razia Gabungan Bersama APH
Koruptor Beringas! Ketum PPWI Pusat Wilson Lalengke Desak Hukuman Mati untuk Fadh A Rafiq: “Korupsi Tiga Kali dan Melecehkan Keagamaan!”
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Menghadapi Era Digital dan Global, Universitas Kartamulia Buka Program Studi Informatika yang kuasai teknologi dan AI
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap pemilik SPPG MBG bila terjadi keracunan
Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:26 WIB

Segera Diadili, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Adili, tetapi Akhirnya Kita yang ‘Digergaji’”

Jumat, 18 September 2026 - 14:00 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Perempuan Jakarta Gelar Razia Gabungan Bersama APH

Jumat, 18 September 2026 - 02:12 WIB

Koruptor Beringas! Ketum PPWI Pusat Wilson Lalengke Desak Hukuman Mati untuk Fadh A Rafiq: “Korupsi Tiga Kali dan Melecehkan Keagamaan!”

Kamis, 17 September 2026 - 01:26 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!

Rabu, 16 September 2026 - 05:45 WIB

Menghadapi Era Digital dan Global, Universitas Kartamulia Buka Program Studi Informatika yang kuasai teknologi dan AI

Rabu, 16 September 2026 - 04:24 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap pemilik SPPG MBG bila terjadi keracunan

Rabu, 16 September 2026 - 02:36 WIB

Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor

Selasa, 15 September 2026 - 14:21 WIB

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung

Berita Terbaru