Jeri Kaspor dan Rasidin Bombom Menyikapi Pembongkaran Trotoar Ruas Jalan Mayor Syafe’i dan Ruas Jalan di Kota Serang Rusak Akibat Galian Kabel Optik, Semrawut dan Berantakan*

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Serang — Pembangunan jaringan kabel fiber optik di sepanjang ruas Jalan mayor syafe’i dan ruas jalan lain di kota serang , menuai sorotan.

Alih alih menghadirkan infrastruktur modern, Proyek yang dikerjakan oleh PT TRP ( terus raih prestasi) tersebut dinilai Rusak dan meresahkan warga, lantaran kondisi trotoar yang dibongkar tidak dikembalikan seperti semula lagi
Kami dari Ormas KKPMP Se–provinsi banten siap turun akan aksi besar2 an di kantor APJATEL
Karena banyak nya masyarakat yg mengadu dan mengeluh pembongkaran trotoar di seluruh provinsi Banten terutama di kota serang nyata dan fakta sangat merusak lingkungan

Rasidi bombom ketua lsm karaben provinsi banten
Menurut pantauan dilapangan, sejumlah titik kondisi trotoar tampak rusak. Permukaan yang sebelumnya rapi kini bergelombang dan belang betong , tidak rata, bahkan berlubang. Situasi ini tak hanya mengganggu estetika kota, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Seorang warga bernama Aing yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku waswas setiap melintas.

“Sekarang pinggir jalan jadi nggak beres. Mereka bongkar, tapi pas ditutup lagi malah nggak rapi. Biasanya juga ujung-ujungnya nggak diberesin,” ujarnya, KAMIS (25/06/2026).

Ia bahkan mengaku nyaris terjatuh akibat bekas galian yang tidak tertata.
“Kemarin saya hampir kesandung. Itu bekas galiannya masih berantakan, trus keramik nya juga gak di betulin cuma di tambal pake adukan semen, jadi jelek untuk di lihat.” tambahnya.

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Trotoar yang dibangun semula rapih, kini justru tampak seperti proyek setengah jadi. Sisa material seperti pipa paralon dan kabel juga kerap dibiarkan menumpuk di sisi jalan, memperparah kesan semrawut.

Di sisi lain, pihak pelaksana proyek menyatakan bahwa pekerjaan telah mengantongi izin resmi. Pelaksana tersebut menyebut proyek tersebut merupakan bagian dari jaringan yang berada di bawah koordinasi Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

“Ini dari PT TRP ( terus raih prestasi), kita sedang mencari material yang sama dengan material yang dlu, hari ini kita tindak lanjuti,” jelasnya.

Pantauan awak media, proyek ini membentang di ruas jalan kota dan provinsi dengan metode penanaman kabel bawah tanah menggunakan pipa HDPE.
Namun, legalitas proyek tak serta-merta meredam keresahan warga. Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat serta memastikan pihak pelaksana bertanggung jawab memperbaiki trotoar yang rusak. Pasalnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jika dibiarkan, proyek infrastruktur yang seharusnya membawa kemajuan justru berpotensi menjadi ancaman keselamatan dan mencoreng wajah kota serang…

” Trotoar di bangun pake uang rakyat, jadi pemerintah daerah harus memperketat pengawasan terhadap pkerjaan / proyek tersebut Pihak kontraktor/operator jaringan diwajibkan mengembalikan fasilitas umum seperti semula.(*/Red)

Berita Terkait

Aliansi Peduli Banten Soroti Mirisnya Kejahatan Jalanan Oknum Debt Collector/Matel di Wilayah Hukum Polda Banten
PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik NasionalPT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional
PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional
Apa Motif ASN Merangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD?
Prof Sutan Nasomal Minta Kemenkes Bersama Kadinkes Banten Tangerang Raya Operasi Apatik Toko Obat perjualbelilikan Obat Kosmetik Terlarang tanpa Resep Dokter Menggila Tangerang
Roadshow Nasional AI-Driven di Banten: APKOMINDO, APTIKNAS, KADIN, dan Yorindo Dorong Industri Manufaktur Bangun AI Mandiri serta Perkuat Ekosistem Keamanan Siber
PPWI Banten Minta APH dan PUPR Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Proyek Drainase Jalan Nasional,Terkait Penggunaan Material Bekas
Prof Dr Sutan Nasomal : Rakyat Harapkan Presiden RI Prabowo Intruksikan Menteri Agar Pejabat Bermasalah Diproses Hukum Tabu Dilantik Jadi Pejabat Di Negara Demokrasi!!!

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:49 WIB

Jeri Kaspor dan Rasidin Bombom Menyikapi Pembongkaran Trotoar Ruas Jalan Mayor Syafe’i dan Ruas Jalan di Kota Serang Rusak Akibat Galian Kabel Optik, Semrawut dan Berantakan*

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Mirisnya Kejahatan Jalanan Oknum Debt Collector/Matel di Wilayah Hukum Polda Banten

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:20 WIB

PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik NasionalPT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:02 WIB

PT Yasbhum Luncurkan SPOB Amrta Lima-2, Dorong Kemajuan Transportasi Laut dan Logistik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:59 WIB

Apa Motif ASN Merangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD?

Senin, 8 Juni 2026 - 02:04 WIB

Prof Sutan Nasomal Minta Kemenkes Bersama Kadinkes Banten Tangerang Raya Operasi Apatik Toko Obat perjualbelilikan Obat Kosmetik Terlarang tanpa Resep Dokter Menggila Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:51 WIB

Roadshow Nasional AI-Driven di Banten: APKOMINDO, APTIKNAS, KADIN, dan Yorindo Dorong Industri Manufaktur Bangun AI Mandiri serta Perkuat Ekosistem Keamanan Siber

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:39 WIB

PPWI Banten Minta APH dan PUPR Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Proyek Drainase Jalan Nasional,Terkait Penggunaan Material Bekas

Berita Terbaru