Home / OKI

15 Hari Karhutla Belum Padam, 70 Hektare Gambut di OKI Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, belum sepenuhnya padam. Hingga Kamis (27/8/2026), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di Desa Kotabumi, Kecamatan Tanjung Lubuk. Kebakaran di kawasan tersebut telah berlangsung sekitar 15 hari dan diperkirakan membakar 70 hektare lahan gambut.

Kondisi gambut yang kering menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali menyala sehingga petugas harus melakukan pemadaman dan pendinginan secara berulang.

Manggala Agni bersama personel TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya terus melakukan penanganan di lokasi.

Karhutla juga terjadi di sejumlah wilayah lain di OKI. Sedikitnya enam kecamatan terdampak, yakni Cengal, Tulung Selapan, Tanjung Lubuk, Sungai Menang, Jejawi, dan Pampangan. Sejumlah lokasi yang mendapat penanganan antara lain Desa Kotabumi, Tulung Selapan Ilir, serta Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam.

Plt Kepala BPBD OKI Nova Triyussanto menyebut kondisi lahan yang kering, akses menuju lokasi, dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.

Sementara itu, Dinas Kesehatan OKI mencatat 92 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama Agustus 2026 di tengah kondisi kabut asap.

Risiko karhutla juga masih tinggi karena Sumatera Selatan memasuki periode puncak kemarau. BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di Sumsel berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

Untuk membantu penanganan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Agustus guna meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang rawan karhutla.

Luas karhutla di Sumsel hingga Juli 2026 tercatat sekitar 1.926 hektare. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penanganan terpadu, tidak hanya melalui pemadaman, tetapi juga patroli, pencegahan, pengawasan kawasan rawan, serta kesiapan sumber air.

Pandangan tokoh lingkungan Emil Salim mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan juga relevan dengan kondisi tersebut. Pembangunan perlu memperhatikan keberlanjutan lingkungan agar kebutuhan generasi mendatang tidak dikorbankan.

Karhutla di OKI bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, keselamatan pengguna jalan, dan ekosistem gambut. Karena itu, pemadaman di Desa Kotabumi dan wilayah lainnya perlu dilakukan secara berkelanjutan hingga api dan bara benar-benar terkendali.

Hingga berita ini disusun, tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, MPA, dan unsur terkait lainnya masih melakukan pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik karhutla di OKI. Kondisi lapangan masih dinamis dan membutuhkan pengawasan intensif selama musim kemarau. (rls/Tim Red PPWI)

Berita Terkait

Gerindra Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kedaton, Kayuagung
Peduli Kekeringan, PPWI OKI Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kayuagung
Kabut Asap Makin Tebal di OKI, Ketua PPWI M. Abbas Umar Desak Pemerintah Bergerak Cepat
Sah! Deni Setiawan, Jurnalis PPWI Asal OKI, Resmi Terdaftar sebagai Mahasiswa Universitas Terbuka
IPTU Agus Masyudhi Resmi Jabat Kasat Narkoba Polres OKI, Siap Mengabdi untuk Masyarakat
Resmi Jabat Kapolsek Jejawi, Iptu Heri Gondrong Siap Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Polres OKI Gelar Donor Darah Peringati HUT Humas Polri ke-75, Wujud Kepedulian Kemanusiaan
Polres OKI Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Berganti Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Gerindra Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kedaton, Kayuagung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Peduli Kekeringan, PPWI OKI Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kayuagung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Kabut Asap Makin Tebal di OKI, Ketua PPWI M. Abbas Umar Desak Pemerintah Bergerak Cepat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:12 WIB

Sah! Deni Setiawan, Jurnalis PPWI Asal OKI, Resmi Terdaftar sebagai Mahasiswa Universitas Terbuka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:50 WIB

IPTU Agus Masyudhi Resmi Jabat Kasat Narkoba Polres OKI, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Resmi Jabat Kapolsek Jejawi, Iptu Heri Gondrong Siap Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Polres OKI Gelar Donor Darah Peringati HUT Humas Polri ke-75, Wujud Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Polres OKI Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Berganti Jabatan

Berita Terbaru