Lampung Utara
Pembimbing Cabang (Kamabiran) Andriyani Salim S.E.M.M sebagai pembina upaca Pramuka Kecamatan blambangan pagar memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka Tahun 2026. Upacara digelar di Lapangan Mardeka Desa Tanjung Iman Kamis (03/09/2026).
Turut hadir Camat Blambangan Pagar Andriyani Salim S.E.M.M.
Bersama Stap Kecamatan Blambangan Pagar
Lilik Sakdiah Sag Mpdi (Ka kawaran )
Drs Sutikno
Tanhar Spdi waka empat Kwarcab
H.Nang kementrian Agama Lampung Utara
SAnusi kades Tanjung iman selaku Kama bisa
Peltu MASRI bhabinkamtibmas Abung selatan
Mardalena Puskesmas Blambangan pagar
Kama bigus sekwaran blambangan pagar dengan 17 sekolahan yang hadir
SD/MI Sederajat 11 Sekolahan
SMP/MTS 04 Sekolahan
SMA/MAN 2 Sekolahan
serta anggota Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak.
Dalam sambutan nya Camat Blambangan Pagar Andriyani Salim menyampaikan tema HUT Pramuka ke-65 tahun ini adalah “Memantapkan langkah Organisasi Mendukung Swasembada Panggan Menuju Indonesia Emas 2045 tujuan nya kedepan Terampil dan Mandiri
“Tema ini merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia tentang Swasembada Pangan, Energi, dan Air,” ujarnya.
Andriyani Salim berharap juga agar generasi kita kedepan lebih Mandiri untuk menekankan swasembada pangan bukan hanya soal tanam menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, dan kesiapan generasi muda menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya.
“Oleh sebab itu, melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap bangsa giat bergotong royong , pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” katanya.
Lilik Sakdiah juga dalam waktu yang sama menyampaikan kegiatan pramuka ini di ada kan selama tiga hari tgl 3,4,5,dia juga berharap agar kegiatan ini bisa menampilkan pilar pilar anak bangsa yang bermutu dan bermatabat hingga bisa menjadi orang yang berguna nusa bangsa dan agama sehingga menyoroti tantangan generasi muda saat ini, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi dan AI, hingga persoalan sosial seperti narkotika, perundungan, hoaks, dan perjudian daring.
Menurutnya, Gerakan Pramuka harus terus menghadirkan pendidikan yang berpegang pada Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka sebagai dasar karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan.
“Teknologi memberi kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberi arah yang lebih baik lagi agar kemampuan itu digunakan untuk kebermanfaatan. Kami ingin setiap Pramuka memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencipta dan menyelesaikan persoalan nyata,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan kepramukaan dapat diwujudkan dalam aksi nyata sesuai potensi daerah, seperti menanam pangan, mengelola lingkungan, dan mengembangkan usaha. Dengan begitu, Pramuka dapat mengambil bagian dalam menyiapkan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
“Di antara peserta didik kita hari ini, kelak akan lahir petani, inovator pangan, ilmuwan, wirausahawan, hingga pemimpin bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” Pungkas nya ( Suhaili Vijay)










