Gubernur Lampung Mirza Bersama Masyarakat Berolahraga dalam Mengusung tema “Justice Run”

Senin, 6 April 2026 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari guna mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Justice Run yang digelar di halaman Kantor Gubernur Lampung, Minggu (5/4/2026).

Gubernur Mirza menegaskan pentingnya membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Kita dorong masyarakat Lampung untuk gemar berolahraga, hidup sehat, dan berpikir cerdas. Ini yang kita inginkan untuk kemajuan Lampung ke depan, yang dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembangunan ruang publik yang sehat dan inklusif. Menurutnya, ruang publik harus mampu mendukung kesehatan fisik sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Kita ingin ruang publik yang sehat, baik secara fisik maupun sosial. Masyarakat Lampung tidak hanya sehat badannya, tetapi juga sehat cara berpikirnya, serta memiliki nilai-nilai kuat dalam menjaga integritas,” kata Mirza.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini, seperti bangun pagi dan rutin berolahraga. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi dalam menciptakan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat Lampung mulai terbiasa bangun pagi dan berolahraga setelah subuh, maka kita sedang membentuk budaya kehidupan yang sehat. Ini adalah salah satu hal paling penting,” ungkapnya.

Gubernur Mirza juga mendorong peningkatan fasilitas olahraga yang merata di seluruh wilayah Lampung. Ia menegaskan bahwa akses terhadap sarana olahraga merupakan hak masyarakat.

“Ke depan, fasilitas olahraga publik harus kita dorong, tidak hanya di Bandar Lampung, tetapi di seluruh kabupaten dan kota. Masyarakat punya hak untuk hidup sehat,” tegasnya.

Mirza mengapresiasi tema yang diusung yaitu Justice karena dinilai sarat makna. Ia menyebut, kegiatan tersebut menjadi simbol perjuangan dalam mewujudkan keadilan.

“Justice Run mengingatkan kita bahwa perjuangan untuk keadilan itu seperti berlari membutuhkan stamina, konsistensi, dan arah yang jelas. Meskipun kadang lelah, selama tujuannya benar, kita harus terus melangkah,” ujarnya.

Menurutnya, semangat keadilan harus dekat dengan masyarakat dan dapat dirasakan oleh semua lapisan. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter masyarakat.

“Membangun daerah bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kejujuran, dan kebersamaan,” kata Mirza.

Terakhir, Gubernur berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Semangatnya harus dibawa pulang ke lingkungan masing-masing, ke tempat kerja, komunitas, dan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti para peserta dari berbagai kalangan dan daerah di Indonesia, dengan kategori lomba 10K dan 5K untuk umum, serta 5K untuk pelajar.(Tim )

Berita Terkait

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI MEMBUAT ATURAN KETAT JAGA IBU & ANAK INDONESIA
TERBONGKAR! REZIM ERA JOKOWI DIDUGA LAKUKAN INVESTASI FIKTIF RP 174 TRILIUN SOAL PROYEK REMPANG ECO-CITY
Stadion Gajayana 100 Tahun Jadi Saksi Demokrasi KORMI Kota Malang, Bung Edi Nahkodai Periode 2026–2031
Keadilan di Maroko: Kejaksaan Agung Casablanca Lepas Terduga (A.M) demi Pemeriksaan yang Obyektif
Menagih Janji “Perisai Rakyat”: Tragedi Penelantaran Keluarga oleh Oknum TNI dan Gugatan Keadilan Seorang Ibu
Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang
Betapa menderitanya Yuvita selama 3 tahun disiksa oleh laki-laki psikopat ini, mendengar pengakuan kk iparnya sungguh mengiriris hati
Kondisi SMAN 1 Kayuagung Memerlukan Perhatian, Siswa Keluhkan Kurang Terawat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:07 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI MEMBUAT ATURAN KETAT JAGA IBU & ANAK INDONESIA

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:16 WIB

TERBONGKAR! REZIM ERA JOKOWI DIDUGA LAKUKAN INVESTASI FIKTIF RP 174 TRILIUN SOAL PROYEK REMPANG ECO-CITY

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:06 WIB

Stadion Gajayana 100 Tahun Jadi Saksi Demokrasi KORMI Kota Malang, Bung Edi Nahkodai Periode 2026–2031

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:49 WIB

Keadilan di Maroko: Kejaksaan Agung Casablanca Lepas Terduga (A.M) demi Pemeriksaan yang Obyektif

Senin, 13 Juli 2026 - 06:39 WIB

Menagih Janji “Perisai Rakyat”: Tragedi Penelantaran Keluarga oleh Oknum TNI dan Gugatan Keadilan Seorang Ibu

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:01 WIB

Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:52 WIB

Betapa menderitanya Yuvita selama 3 tahun disiksa oleh laki-laki psikopat ini, mendengar pengakuan kk iparnya sungguh mengiriris hati

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:48 WIB

Kondisi SMAN 1 Kayuagung Memerlukan Perhatian, Siswa Keluhkan Kurang Terawat

Berita Terbaru