Bekasi
— Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, pada awal April 2026. Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran yang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan intensif.
Api yang diduga berasal dari kebocoran gas disertai percikan listrik dengan cepat membesar dan menjalar ke area sekitar, termasuk permukiman warga. Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi, menyebabkan kepanikan di tengah masyarakat.
Puluhan personel pemadam kebakaran dari berbagai pos di Kota Bekasi dikerahkan. Selain itu, bantuan juga datang dari tim pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi untuk mempercepat proses pemadaman. Petugas bekerja secara bergantian untuk menjinakkan api yang cukup sulit dikendalikan karena adanya material gas yang mudah terbakar.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan pada dini hari. Petugas juga melakukan pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, beberapa rumah warga serta kendaraan turut terdampak akibat kobaran api.
Pihak berwenang segera melakukan sterilisasi area dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada serta memperhatikan aspek keamanan, khususnya terkait penggunaan gas dan instalasi listrik di lingkungan masing-masing.










