Lampung Siap Jadi Kekuatan Pangan Nasional, Gubernur Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan

Senin, 11 Mei 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Provinsi Lampung menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat hilirisasi sektor peternakan guna mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah ISPI Provinsi Lampung Periode 2026–2031 yang dirangkai dengan diskusi interaktif bertema ‘Hilirisasi Peternakan Menuju Ketahanan Pangan Lampung dalam Mendukung Program Strategis Nasional’ di Ballroom Aston Hotel, Sabtu (09/05/2026).

Gubernur dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus ISPI Provinsi Lampung Periode 2026-2031.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus ISPI Provinsi Lampung yang baru saja dilantik. Saya berharap kepengurusan ini tidak hanya menjadi wadah profesi insinyur dan sarjana peternakan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun peternakan Lampung yang lebih maju, modern, mandiri, dan berdaya saing,”ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, sektor peternakan memiliki posisi strategis dalam menopang pembangunan ekonomi Lampung. Dengan luas lahan mencapai 3,3 juta hektare dan mayoritas masyarakat bergantung pada sektor pertanian beserta turunannya, Lampung dinilai memiliki potensi besar menjadi kekuatan pangan nasional.

“Sekitar 60 persen masyarakat Lampung bergantung pada sektor pertanian. Banyaknya komoditas pertanian menjadikan ketersediaan pakan melimpah dan mendorong investasi di sektor peternakan terus tumbuh,” katanya.

Gubernur menjelaskan, Lampung saat ini menjadi salah satu daerah penghasil ternak terbesar di Indonesia, mulai dari sapi, kambing, hingga ayam petelur dan pedaging. Namun demikian, ia menilai sektor tersebut masih perlu diperkuat melalui hilirisasi dan pembenahan tata niaga agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat di daerah.

Ia menyoroti masih tingginya biaya distribusi akibat sistem rantai pasok yang belum efisien, terutama dalam distribusi jagung sebagai bahan baku pakan ternak.

“Jagung dari berbagai daerah di Lampung dibawa dalam kondisi basah ke Lampung Selatan untuk dikeringkan, lalu hasil pakannya dikirim kembali ke daerah-daerah. Ini membuat biaya tinggi dan membebani petani. Karena itu, ke depan kita akan membangun sistem pengeringan jagung di desa-desa agar hilirisasi bisa dilakukan langsung di daerah,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Lampung menjalankan Program Desaku Maju dengan membangun dryer atau pengering jagung di desa-desa sentra produksi. Tahun ini, Pemprov menargetkan distribusi hampir 200 unit dryer dan akan ditingkatkan menjadi 500 unit pada 2027-2028 di setiap desa

Menurut Gubernur, keberadaan dryer desa akan membuka peluang lahirnya industri pakan ternak berbasis UMKM, menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

“Kita ingin pakan murah berbasis bahan baku lokal. Limbah pertanian bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak. Kalau ini berhasil diduplikasi di ratusan desa, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut, meski Lampung menjadi salah satu daerah pemasok protein nasional, tingkat konsumsi protein masyarakat Lampung masih berada di bawah rata-rata nasional. Oleh sebab itu, ia meminta ISPI turut membantu pemerintah meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan sektor peternakan.

“Protein itu bukan hanya soal pangan, tapi investasi kualitas SDM. Kita ingin anak-anak Lampung tumbuh sehat, cerdas, dan produktif,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengajak ISPI untuk aktif mendukung riset dan inovasi peternakan, mulai dari pengembangan pakan lokal, pengolahan hasil peternakan, hingga pendampingan teknologi kepada peternak.

“ISPI harus menjadi mitra ilmiah pemerintah daerah, membantu pemetaan potensi ternak, mendampingi peternak dalam teknologi budidaya dan pengolahan, menjaga mutu keamanan pangan dan standar halal, serta menjadi motor inovasi peternakan Lampung,” tegasnya.

Diakhir, Gubernur mengajak seluruh elemen, termasuk ISPI, untuk bersama-sama membangun Lampung melalui sektor pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.

“Mari sama-sama kita bermitra dan menjadi partner strategis untuk menumbuhkan ekonomi Lampung agar lebih baik ke depan demi masa depan anak dan cucu kita,” pungkasnya.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Wagub Jihan Lepas 46 Mahasiswa Beasiswa PW Pergunu Lampung ke Universitas KH Abdul Chalim
Pemprov Lampung Dorong CSR Jadi Investasi Sosial dan Kekuatan Bersama Pembangunan, Gubernur Mirza: Dunia Usaha Bukan Sekadar Kekuatan Ekonomi, tetapi Mitra Pembangunan
Pemprov Lampung dan DPRD Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Bersubsidi
Pemprov Lampung Lantik Satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Dua Pejabat Fungsional, Sekdaprov Marindo Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Sengkarut insentif Nakes RSUDAM disorot, GEPAK Desak Bedah SPJ dan Sinkronisasi Data
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Ketahanan Pangan Lampung
Pemprov Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa
Selamat kepada Kompol Robi Bowo Wicaksono Sebagai Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Daerah Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Wagub Jihan Lepas 46 Mahasiswa Beasiswa PW Pergunu Lampung ke Universitas KH Abdul Chalim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Pemprov Lampung Dorong CSR Jadi Investasi Sosial dan Kekuatan Bersama Pembangunan, Gubernur Mirza: Dunia Usaha Bukan Sekadar Kekuatan Ekonomi, tetapi Mitra Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:20 WIB

Pemprov Lampung dan DPRD Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Pemprov Lampung Lantik Satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Dua Pejabat Fungsional, Sekdaprov Marindo Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Sengkarut insentif Nakes RSUDAM disorot, GEPAK Desak Bedah SPJ dan Sinkronisasi Data

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:16 WIB

Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Ketahanan Pangan Lampung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pemprov Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Selamat kepada Kompol Robi Bowo Wicaksono Sebagai Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Daerah Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PSI Tubaba Pacu Konsolidasi, Struktur 9 Kecamatan Sudah 100 Persen

Sabtu, 10 Okt 2026 - 06:52 WIB