Gas Melon Langka, Pemda Mukomuko Didesak Segera Ambil Langkah Nyata

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko

Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal masyarakat sebagai “gas melon” dalam beberapa pekan terakhir semakin dikeluhkan warga Kabupaten Mukomuko. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang di sejumlah pangkalan resmi serta memicu kenaikan harga jual di tingkat pengecer yang dinilai melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi kembali normal, mengingat komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, pelaku usaha mikro, dan masyarakat rentan lainnya.

Ketua (PPWI) Kabupaten Mukomuko, Musrikin, menilai kelangkaan LPG 3 kilogram perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Kami meminta pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat kecil yang seharusnya menerima manfaat justru kesulitan memperoleh gas bersubsidi, sementara di lapangan ditemukan harga yang jauh di atas ketentuan,” ujar Musrikin.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan pihak agen, pangkalan resmi, serta instansi terkait guna mengidentifikasi penyebab kelangkaan, apakah disebabkan keterbatasan pasokan, hambatan distribusi, atau adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran.

Menurutnya, transparansi informasi mengenai kuota, jadwal distribusi, dan pengawasan lapangan menjadi penting agar masyarakat tidak panik serta dapat memperoleh LPG sesuai kebutuhan dengan harga yang wajar.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Mukomuko maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah.

Masyarakat berharap kondisi ini dapat segera diatasi mengingat LPG bersubsidi merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas rumah tangga sehari-hari. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah terjadinya spekulasi harga yang semakin membebani masyarakat.

Berita Terkait

Pemkab Mukomuko Gelar Bimtek Pemutakhiran DTSEN, Bupati Tekankan Data Tepat Sasaran
Viral Akun Catut Nama Humas Polres Mukomuko Sebar Info DPO, Polisi: Itu Bukan Akun Resmi
Kurang Dari 24 Jam, Satreskrim Polres Mukomuko Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Endar Permana
Kodim 0428/Mukomuko Bantah Isu Tunggakan Pembayaran Gedung KDMP
Kadis PUPR Mukomuko Apresiasi Percepatan Pembangunan KDMP Oleh TNI
Kadis Sosial Mukomuko: Urus BPJS Kurang Mampu Cukup Lewat Kantor Desa, Ini 2 Jalurnya
Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat
Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:22 WIB

Viral Akun Catut Nama Humas Polres Mukomuko Sebar Info DPO, Polisi: Itu Bukan Akun Resmi

Jumat, 25 September 2026 - 01:35 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Satreskrim Polres Mukomuko Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Endar Permana

Rabu, 23 September 2026 - 08:45 WIB

Kodim 0428/Mukomuko Bantah Isu Tunggakan Pembayaran Gedung KDMP

Rabu, 23 September 2026 - 06:30 WIB

Kadis PUPR Mukomuko Apresiasi Percepatan Pembangunan KDMP Oleh TNI

Senin, 21 September 2026 - 06:54 WIB

Kadis Sosial Mukomuko: Urus BPJS Kurang Mampu Cukup Lewat Kantor Desa, Ini 2 Jalurnya

Selasa, 15 September 2026 - 06:44 WIB

Cegah Karhutla! Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dan Imbauan Ke Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 04:17 WIB

Ironis! Dana Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah 2 Bulan Belum Bisa Dicairkan

Kamis, 10 September 2026 - 08:09 WIB

Polres Mukomuko Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Karhutla di Desa Ujung Padang

Berita Terbaru