Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal

Sabtu, 5 September 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung

Upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kuliner khas Lampung memasuki babak baru. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung menginisiasi kolaborasi bersama usaha kuliner lokal, yang didorong untuk memperkenalkan dan menyajikan produk kuliner lokal agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, saat memimpin rapat pembahasan kerja sama antara Dekranasda Provinsi Lampung dengan usaha kuliner lokal yang berlangsung di ruang rapat Dekranasda Provinsi Lampung, Jum’at (04/09/2026).

Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan makanan khas Lampung, tetapi juga membuka ruang bagi beragam produk dan sajian kuliner daerah agar dapat tampil lebih luas, baik sebagai pilihan kuliner maupun oleh-oleh khas Lampung.

Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan mengatakan, Dekranasda memiliki komitmen untuk terus mempromosikan sekaligus menjaga keberadaan produk-produk lokal Lampung agar tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.

Menurutnya, produk oleh-oleh lokal yang telah melalui proses kurasi memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan mengedepankan identitas dan kearifan lokal Lampung.

“Harapannya, oleh-oleh lokal yang sudah terkurasi ini bisa menembus pasar yang lebih luas dengan tetap mengadopsi kearifan lokal. Kita ingin produk-produk Lampung memiliki nilai tambah dan semakin dikenal masyarakat,” ujar Batin Wulan.

Ia menilai, sinergi dengan pelaku usaha seperti Seruit Bu Lin menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan produk-produk kuliner khas Lampung kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui kolaborasi tersebut, Dekranasda ingin menghadirkan ruang promosi bagi pelaku UMKM kuliner sekaligus mendorong agar produk lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman masyarakat ketika menikmati kuliner Lampung.

“Melalui kolaborasi Dekranasda Provinsi Lampung bersama usaha kuliner Lampung diharapkan menambah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” ucap Purnama Wulan Sari Mirza.

Kerja sama pengembangan UMKM kuliner di Provinsi Lampung ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan dan menampilkan lebih banyak produk kuliner khas Lampung. Tidak hanya mengedepankan cita rasa, produk yang dikembangkan juga diharapkan mampu membawa cerita, identitas, dan kekayaan budaya Lampung.

Batin Wulan menegaskan bahwa pengembangan produk lokal membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, pelaku usaha, UMKM, hingga masyarakat perlu bergerak bersama agar produk-produk daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk berkembang.

Sementara itu, pemilik Seruit Bu Lin menyambut baik inisiasi Dekranasda Provinsi Lampung tersebut. Ia menilai niat Dekranasda untuk mengangkat dan memperkenalkan kuliner Lampung merupakan peluang positif bagi pelaku UMKM untuk semakin berkembang.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi dapat membuka peluang pemasaran baru, memperluas jejaring usaha, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM kuliner di Lampung.

Dengan sinergi tersebut, kuliner Lampung diharapkan tidak hanya menjadi sajian yang dinikmati masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif daerah sekaligus identitas yang mampu dibawa dan dikenal hingga ke luar Lampung. (Pemerintah Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Dekranasda Provinsi Lampung Siapkan Kriya Terbaik Tembus Panggung Nasional, Tapis hingga Sulam Usus Jadi Andalan
Gubernur Mirza Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Hilirisasi Potensi Desa
Hibah Rp1,5 Miliar ke PTN Dipersoalkan, Pengamat: “Urus Rumah Sendiri Dulu, Baru Sedekah ke Tetangga”
PERCEPAT DETEKSI DINI TBC, PEMPROV LAMPUNG LAUNCHING WEBSITE PEDULI TB DAN BENTUK KOPI TB 2026
BPK Temukan Kekurangan Volume Rp625,77 Juta pada Proyek Jaringan Listrik RSUDAM ( Bagian Ke 2 )
Pengamat Ungkap Proyek Panas Bumi Suoh Sekincau tak Kantongi Izin UNESCO
Bagian 1 — BPK Soroti Pengadaan Genset Rp4,75 Miliar di RSUD Abdul Moeloek, Diduga Tak Efisien
Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur Minta Kinerja Makin Berdampak

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:57 WIB

Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal

Sabtu, 5 September 2026 - 07:53 WIB

Dekranasda Provinsi Lampung Siapkan Kriya Terbaik Tembus Panggung Nasional, Tapis hingga Sulam Usus Jadi Andalan

Sabtu, 5 September 2026 - 07:46 WIB

Gubernur Mirza Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Hilirisasi Potensi Desa

Sabtu, 5 September 2026 - 02:14 WIB

PERCEPAT DETEKSI DINI TBC, PEMPROV LAMPUNG LAUNCHING WEBSITE PEDULI TB DAN BENTUK KOPI TB 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 01:38 WIB

BPK Temukan Kekurangan Volume Rp625,77 Juta pada Proyek Jaringan Listrik RSUDAM ( Bagian Ke 2 )

Jumat, 4 September 2026 - 07:29 WIB

Pengamat Ungkap Proyek Panas Bumi Suoh Sekincau tak Kantongi Izin UNESCO

Jumat, 4 September 2026 - 06:06 WIB

Bagian 1 — BPK Soroti Pengadaan Genset Rp4,75 Miliar di RSUD Abdul Moeloek, Diduga Tak Efisien

Kamis, 3 September 2026 - 13:40 WIB

Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Gubernur Minta Kinerja Makin Berdampak

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:57 WIB