Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara

Senin, 27 April 2026 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bern – Pemerintah Federasi Swiss secara resmi mempertegas posisinya dalam mendukung integritas teritorial Kerajaan Maroko. Pada hari Jumat, 24 April 2026, Swiss menyatakan bahwa mereka “mempertimbangkan inisiatif otonomi” yang diajukan oleh Maroko sebagai “dasar yang paling serius, kredibel, dan pragmatis” untuk menyelesaikan sengketa regional terkait Sahara Maroko.

Posisi diplomatik yang kuat ini tertuang dalam Komunike Bersama yang diadopsi oleh Ignazio Cassis, Konselor Federal sekaligus Wakil Presiden Konfederasi Swiss dan Kepala Departemen Luar Negeri Federal, bersama Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, dalam rangkaian kunjungan kerja resminya ke Bern.

Dalam dokumen kesepakatan tersebut, Swiss secara terbuka “menyambut baik” adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797. Swiss menyatakan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko merupakan solusi yang paling layak dan mungkin untuk diwujudkan (most feasible solution).

Selain itu, Swiss menegaskan kembali dukungan mereka terhadap peran sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta upaya-upaya yang dikerahkan oleh Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal PBB untuk mencapai resolusi politik yang berkelanjutan. Dukungan yang konsisten dari Swiss ini memperkuat konsensus internasional yang terus tumbuh, didorong oleh momentum diplomatik di bawah kepemimpinan Yang Mulia Raja Mohammed VI.

Persisma Apresiasi Langkah Maju bagi Perdamaian

Perkembangan positif ini mendapat sambutan hangat dari Wilson Lalengke selaku Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (PERSISMA). Sebagai pimpinan organisasi yang berfokus pada penguatan hubungan persaudaraan dan diplomasi kedua negara, Wilson Lalengke menyatakan bahwa langkah Swiss adalah bentuk pengakuan terhadap realitas sejarah dan keadilan hukum.

“Persisma sangat mengapresiasi kemajuan diplomatik yang signifikan ini. Dukungan Swiss sebagai negara yang memiliki reputasi netralitas dan integritas tinggi di dunia internasional menunjukkan bahwa inisiatif otonomi Maroko adalah solusi tunggal yang masuk akal,” ujar Wilson Lalengke, Sabtu, 25 April 2026.

Wilson Lalengke menambahkan bahwa Persisma mendukung penuh komitmen kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral. “Kami berdiri bersama komitmen Maroko dan Swiss untuk menciptakan stabilitas di kawasan Sahara. Persisma akan terus menyuarakan kebenaran terkait kedaulatan Maroko atas Sahara, karena hal ini adalah kunci bagi perdamaian di Afrika Utara,” tegasnya.

Membangun Konsensus Global

Sikap Swiss ini menambah daftar panjang negara-negara Eropa yang melihat rencana otonomi Maroko bukan hanya sebagai tawaran politik, tetapi sebagai satu-satunya jalan keluar yang pragmatis bagi sengketa yang telah berlangsung lama. Dengan semakin banyaknya negara maju yang mengakui kedaulatan Maroko, tekanan bagi penyelesaian sengketa melalui jalur dialog dan otonomi semakin tak terbendung.

Persahabatan antara Bern dan Rabat kini memasuki babak baru yang lebih strategis, yang tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak secara bilateral, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi arsitektur perdamaian global di bawah naungan PBB. (PERSISMA/Red)

Berita Terkait

Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global
Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko
Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko
Sinyal Kuat dari Kopenhagen: Dukungan Denmark Memperkokoh Kedaulatan Maroko
Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara
Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara
Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko
Langkah Bersejarah Energi Afrika: Negara-Negara ECOWAS Resmi Dukung Proyek Pipa Gas Atlantik Nigeria-Maroko

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:37 WIB

Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko

Rabu, 9 September 2026 - 02:29 WIB

Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko

Senin, 7 September 2026 - 02:31 WIB

Sinyal Kuat dari Kopenhagen: Dukungan Denmark Memperkokoh Kedaulatan Maroko

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:11 WIB

Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:34 WIB

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:19 WIB

Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:35 WIB

Langkah Bersejarah Energi Afrika: Negara-Negara ECOWAS Resmi Dukung Proyek Pipa Gas Atlantik Nigeria-Maroko

Berita Terbaru