Kabupaten Bekasi
Menjelang datangnya musim kemarau, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh camat untuk segera memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mitigasi dini guna mengurangi dampak krisis air di tengah masyarakat.
Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan Puncak Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur penanggulangan bencana, serta perwakilan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Sekda menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana kekeringan.
“Pemetaan wilayah rawan kekeringan harus dilakukan secara detail dan cepat agar langkah antisipasi bisa segera disiapkan, termasuk distribusi air bersih dan penyiapan sumber air alternatif,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga meminta peran aktif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat kesiapsiagaan, termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penghematan air dan langkah-langkah menghadapi kekeringan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya yang kerap terjadi saat musim kemarau. Dengan pemetaan yang akurat, diharapkan penanganan kekeringan dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.










