Home / OKI

Dana Tumbang Sawit Desa Panca Warna Dipersoalkan, Oknum Anggota Polres OKI Diduga Terlibat

Rabu, 16 September 2026 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI

Pengelolaan dana tumbang atau kegiatan penebangan dan peremajaan tanaman sawit di Desa Panca Warna, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dipersoalkan masyarakat. Warga mempertanyakan transparansi pengelolaan lahan serta mekanisme pembelian buah sawit dari kegiatan tersebut.

Informasi yang disampaikan warga menyebutkan, lahan sawit yang dikelola diperkirakan mencapai sekitar 800 hektare dan berkaitan dengan Koperasi Unit Desa (KUD) Panca Warna yang diketuai Ragil.

Masyarakat mempertanyakan minimnya keterlibatan warga dan pemerintah desa dalam pengelolaan kegiatan tersebut. Warga juga meminta penjelasan mengenai mekanisme pengelolaan dana, pihak yang melakukan pembelian atau pemborongan buah sawit, serta dasar penetapan harga.

Berdasarkan informasi yang diterima, harga buah sawit disebut sekitar Rp500 per kilogram. Jika luas lahan mencapai 800 hektare dengan asumsi produksi rata-rata 4 ton per hektare, potensi produksi sekitar 3.200 ton atau 3,2 juta kilogram. Dengan harga tersebut, nilai bruto secara matematis mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

Namun, angka tersebut masih merupakan perhitungan berdasarkan informasi awal dari warga dan belum terverifikasi melalui dokumen resmi. Kepastian mengenai luas lahan, volume produksi, harga transaksi, serta nilai dan peruntukan dana masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.

Warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang oknum anggota Polres OKI dalam pemborongan buah sawit. Informasi tersebut belum terverifikasi dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta.

Masyarakat berharap KUD Panca Warna dan Pemerintah Desa Panca Warna memberikan penjelasan terbuka mengenai pengelolaan kegiatan, mekanisme penetapan harga, pihak pembeli, serta pertanggungjawaban dana agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan. (rls/Tim Red PPWI)

Berita Terkait

Terima Audiensi Sespim Polri, Dandim 0402/OKI-OI Tegaskan Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Seluruh Stakeholder
Asap Karhutla Makin Pekat, PPWI Pertanyakan Efektivitas Penanganan Pemerintah Daerah
Wacana Jabatan Kades Seumur Hidup: Jangan Tak Tahu Malu, Kerja Tak Becus Minta Jabatan Seumur Hidup
Teladan di Tengah Kepungan Asap, Dandim 0402/OKI-OI Kawal Langsung Penanganan Karhutla
BRI BO Kayuagung Peringati Hari Pelanggan Nasional, Sapa Nasabah dan Bagikan Apresiasi
Dandim 0402/OKI Dampingi Satgas Mabes TNI, Babinsa Terus Berjibaku Atasi Karhutla
Rekam Jejak AKBP Agung Adhitya Prananta, Kapolres OKI yang Baru dengan Pengalaman Operasional dan Reformasi Pelayanan
Diduga 7 Excavator Buka Lahan dan Tumbangkan Pohon Karet di Kawasan Hutan Sialang Barat OKI

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:46 WIB

Dana Tumbang Sawit Desa Panca Warna Dipersoalkan, Oknum Anggota Polres OKI Diduga Terlibat

Selasa, 15 September 2026 - 02:13 WIB

Terima Audiensi Sespim Polri, Dandim 0402/OKI-OI Tegaskan Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Seluruh Stakeholder

Senin, 14 September 2026 - 03:53 WIB

Asap Karhutla Makin Pekat, PPWI Pertanyakan Efektivitas Penanganan Pemerintah Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 05:30 WIB

Wacana Jabatan Kades Seumur Hidup: Jangan Tak Tahu Malu, Kerja Tak Becus Minta Jabatan Seumur Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 01:18 WIB

Teladan di Tengah Kepungan Asap, Dandim 0402/OKI-OI Kawal Langsung Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 03:27 WIB

BRI BO Kayuagung Peringati Hari Pelanggan Nasional, Sapa Nasabah dan Bagikan Apresiasi

Kamis, 3 September 2026 - 02:17 WIB

Dandim 0402/OKI Dampingi Satgas Mabes TNI, Babinsa Terus Berjibaku Atasi Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 05:15 WIB

Rekam Jejak AKBP Agung Adhitya Prananta, Kapolres OKI yang Baru dengan Pengalaman Operasional dan Reformasi Pelayanan

Berita Terbaru