Home / OKI

Rehabilitasi Lapangan Tenis OKI Diduga Jadi Ajang Korupsi, Ketua DPC PPWI OKI Desak APH Bertindak

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI

Proyek rehabilitasi lapangan tenis milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2025 senilai Rp. 496.500.000, yang didanai oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKI, menuai sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran hampir setengah miliar rupiah tersebut diduga kuat di-mark up dan menjadi ajang korupsi. Rabu, (24/12/2025).

Dugaan ini muncul setelah melihat kondisi lapangan yang direhabilitasi. Menurut pantauan di lapangan, pekerjaan yang dilakukan hanya sebatas pengecatan ulang lapangan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, mengingat anggaran yang dialokasikan untuk proyek tersebut sangat besar.

Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) OKI, M. Abbas Umar, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi terkait dugaan korupsi ini. Ia meminta APH untuk tidak mengabaikan indikasi penyimpangan yang sangat jelas terlihat.

“Anggaran yang hampir setengah miliar rupiah hanya untuk pengecatan lapangan tenis sangat tidak masuk akal,” ujar M. Abbas Umar, mempertanyakan penggunaan dana yang sedemikian besar.

DPC PPWI OKI menilai bahwa anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah tersebut sangat tidak wajar jika hanya digunakan untuk pengecatan lapangan. Mereka menduga ada indikasi mark up harga material dan biaya tenaga kerja yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan pribadi.

M. Abbas Umar menegaskan bahwa jika terbukti ada penyimpangan dalam proyek ini, para pelaku harus dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

“Kami mendesak APH untuk menerapkan UU Tipikor secara tegas. Pasal-pasal seperti penyalahgunaan wewenang dan perbuatan memperkaya diri sendiri yang merugikan keuangan negara harus diterapkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Masyarakat OKI juga merasa kecewa dengan proyek ini. Isah, seorang warga OKI, mengaku kaget dengan besaran anggaran yang digelontorkan hanya untuk pengecatan lapangan tenis.

M. Abbas Umar menambahkan bahwa kasus ini merupakan bukti nyata bahwa praktik korupsi masih merajalela di Kabupaten OKI. Ia berharap APH dapat bertindak cepat dan tegas untuk mengungkap kebenaran serta menyeret para pelaku korupsi ke hadapan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari kontraktor dan pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang berimbang kepada publik. (Tim PPWI OKI/ Red)

Berita Terkait

Listrik Tak Stabil di Kayuagung Sebabkan Kerusakan TV dan Lampu Warga – Warga Minta PLN Tanggung Jawab dan Berikan Ganti Rugi
Meski Sudah Diberitakan, Dugaan Pungli di SMAN 1 Kayuagung Tetap Berjalan – APH Diminta Jangan Tutup Mata
Anak Punk Kembali Ramai di Pasar Shopping Kayuagung, Masyarakat Kecewa – Desak Bongkar Pos dan Telusuri Jual Beli Lahan Pemerintah
Listrik Tak Stabil di Kayuagung Sebabkan Kerusakan TV dan Lampu Warga – Manager PLN ULP Kayuagung Sampaikan Permintaan Maaf, dan Tak Bisa Beri Kompensasi
Meski Sudah Diberitakan, Dugaan Pungli di SMAN 1 Kayuagung Tetap Berjalan – APH Diminta Jangan Tutup Mata
Kejari OKI” Korupsi KUR bank syariah didesa bumi Pratama mandiri tiga tersangka dimasukkan di jeruji besi
Program Polsanak Polres OKI Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar
Kodim 0402/OKI Tuntaskan Sumur Bor ke-5 TMMD ke-128, Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:30 WIB

Listrik Tak Stabil di Kayuagung Sebabkan Kerusakan TV dan Lampu Warga – Warga Minta PLN Tanggung Jawab dan Berikan Ganti Rugi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:22 WIB

Meski Sudah Diberitakan, Dugaan Pungli di SMAN 1 Kayuagung Tetap Berjalan – APH Diminta Jangan Tutup Mata

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:16 WIB

Anak Punk Kembali Ramai di Pasar Shopping Kayuagung, Masyarakat Kecewa – Desak Bongkar Pos dan Telusuri Jual Beli Lahan Pemerintah

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:01 WIB

Meski Sudah Diberitakan, Dugaan Pungli di SMAN 1 Kayuagung Tetap Berjalan – APH Diminta Jangan Tutup Mata

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:49 WIB

Kejari OKI” Korupsi KUR bank syariah didesa bumi Pratama mandiri tiga tersangka dimasukkan di jeruji besi

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:37 WIB

Program Polsanak Polres OKI Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kodim 0402/OKI Tuntaskan Sumur Bor ke-5 TMMD ke-128, Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:40 WIB

Harapan yang Kembali Terbangun: Rehab Musholla TMMD Ke-128 Jadi Cahaya Baru Bagi Warga

Berita Terbaru