Home / OKI

Kasus Jual Beli Jabatan di OKI: Praktisi Hukum Minta APH Jangan Tutup Mata Soal Korupsi

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung

Rekaman suara (voice note) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri 2 Srigeni Baru, Paros, menjadi sorotan terkait dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Praktisi hukum mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak mengabaikan potensi tindak pidana korupsi dalam kasus ini dan mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya, menuntut adanya keadilan dan penegakan hukum yang tegas.

Pengakuan Bohong Picu Kecurigaan: Ada Upaya Tutupi Fakta dan Lindungi Pihak Lain

Paros mengakui kebohongannya usai diperiksa Inspektorat OKI pada Selasa, 20 Januari 2026. Pernyataan ini, alih-alih meredakan, malah menimbulkan spekulasi adanya upaya menutup-nutupi fakta dan melindungi pihak lain dari jeratan hukum, menunjukkan bahwa kasus ini semakin kompleks dan membutuhkan penanganan yang serius.

APH Harus Usut Tuntas Pasal Korupsi: Jangan Abaikan Penyalahgunaan Wewenang

Menanggapi perkembangan kasus ini, Praktisi hukum nasional, Alfan Sari, SH, MH, MM, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak mengabaikan potensi tindak pidana korupsi dalam kasus ini. Ia menekankan pentingnya pengusutan tuntas guna mengungkap kebenaran dan menyeret pelaku ke ranah hukum. “APH harus segera melakukan pengusutan. Jika benar terjadi praktik jual beli jabatan, maka ini jelas merupakan tindak pidana korupsi, khususnya terkait penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a atau b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001,” tegas Alfan Sari, menunjukkan bahwa kasus ini berpotensi melibatkan tindak pidana korupsi yang serius dan harus ditangani secara profesional.

Jangan Ada Impunitas: Korbankan Citra, Lindungi Pelaku? Jangan Sampai

Publik menduga adanya pihak yang dikorbankan demi memulihkan citra dan melindungi pihak lain dari pemeriksaan APH. Oleh karena itu, Alfan Sari menekankan pentingnya APH bertindak independen dan profesional dalam mengusut kasus ini, tanpa terpengaruh oleh tekanan atau intervensi dari pihak manapun. “Kasus ini harus diusut tuntas, tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada impunitas bagi pelaku korupsi,” pungkas Alfan Sari, menunjukkan tuntutan akan adanya keadilan dan penegakan hukum yang tegas tanpa tebang pilih.

Ujian Integritas Penegak Hukum: Masyarakat Nantikan Tindakan Nyata

Kasus dugaan jual beli jabatan ini menjadi ujian bagi integritas penegak hukum dan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas korupsi. Masyarakat menantikan tindakan nyata dari APH untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi semua pihak, menunjukkan harapan akan adanya penegakan hukum yang adil dan transparan (Tim/Red)

Berita Terkait

Retribusi Tak Capai Target, Dishub OKI Ganti Pengelola Parkir Pasar Shopping Kayuagung
Polres OKI berkunjung ke sekretariat PPWI Bahas Isu Terkini
Wifi Pajak Cuma Pajangan? KPP Kayuagung Dikecam Warga, Password Salah, layanan Amburadul
Misteri P3K Paruh Waktu “Siluman” di OKI: Dari Wiraswasta dan Leasing ke Baju Korpri?
Rehabilitasi Lapangan Tenis OKI Diduga Jadi Ajang Korupsi, Ketua DPC PPWI OKI Desak APH Bertindak
Ketua PPWI OKI: Semoga Peringatan Hari Antikorupsi Bukan Sekadar Seremoni Belaka
Temuan BPK “Bom Waktu” di Kominfo OKI, Advertorial Tertunggak Jadi Pintu Masuk Dugaan Korupsi?
Yuk Kenalan dengan Logo dan Tema HUT ke 80 Kabupaten OKI

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:22 WIB

Polres OKI berkunjung ke sekretariat PPWI Bahas Isu Terkini

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:34 WIB

Kasus Jual Beli Jabatan di OKI: Praktisi Hukum Minta APH Jangan Tutup Mata Soal Korupsi

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:32 WIB

Wifi Pajak Cuma Pajangan? KPP Kayuagung Dikecam Warga, Password Salah, layanan Amburadul

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:47 WIB

Misteri P3K Paruh Waktu “Siluman” di OKI: Dari Wiraswasta dan Leasing ke Baju Korpri?

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:36 WIB

Rehabilitasi Lapangan Tenis OKI Diduga Jadi Ajang Korupsi, Ketua DPC PPWI OKI Desak APH Bertindak

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:06 WIB

Ketua PPWI OKI: Semoga Peringatan Hari Antikorupsi Bukan Sekadar Seremoni Belaka

Kamis, 13 November 2025 - 03:25 WIB

Temuan BPK “Bom Waktu” di Kominfo OKI, Advertorial Tertunggak Jadi Pintu Masuk Dugaan Korupsi?

Senin, 13 Oktober 2025 - 05:26 WIB

Yuk Kenalan dengan Logo dan Tema HUT ke 80 Kabupaten OKI

Berita Terbaru

Tulang Bawang

BAZNAS Tuba Laksanakan Audiensi Dengan Kodim 0426 TB

Rabu, 4 Feb 2026 - 02:06 WIB