Sampah plastik dan bauh busuk menyengat di lokasi parit mall Paragon

Senin, 16 Februari 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong

Warga kota Sorong mengeluh adanya sampah plastik dan bauh busuk yang begitu menyengat, di selokan parit depan mall Paragon sehingga tidak mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang ingin berbelanja di toko mewah tersebut.

Hal tersebut di ungkapkan oleh seorang pengunjung, saat mampir dan berbelanja di lokasi market tersebut. menurut MW dirinya tidak begitu mera nyaman hendak melakukan transaksi belanja di tokoh mewah itu berdasarkan bau tidak sedap dan menyengat di hidung napas pembeli.

Ya saya wajar mengeluh artinya saya sebagai konsumen haruslah mendapatkan kenyamanan saat saya berbelanja, sebelum saya masuk berbelanja, sempat saya parkir motor saya di depan market, saya merasakan bau yang tidak sedap di hidung pernapasan, eh tahu tahunya ada setumpuk sampa plastik yg tersumbat di parit depan mall Paragon.

Saya pun tidak tahu dari mana awal mula sampah sampah itu, namun setahu saya jika selokan parit di areal depan rumah pribadi atau kios kecil pun wajiblah kita membersihkan selokan parit tersebut, kok ini berbanding terbalik market sebesar ini, dan mendapat puluhan bahkan ratusan juta dari pengunjung, ternyata tidak mampu memberikan kenyamanan terbaik bagi konsumen kata MW Minggu 16 februari 2925.

Selain itu saya juga merasa tidak nyaman lanjut MW, dengan lokasi tempat parkir kendaraan yang di sediakan pihak market Paragon. artinya bahwa areal yang di khususkan untuk parit kendaraan bermotor, tidak semestinya berada di atas lokasi parit.

Disini saya komplein bahwa, harusnya lokasi parit janganlah di gunakan untuk areal parkir kepentingan Paragon, cobah Abang lihat areal parit masyarakat Sorong, sengaja di cor dengan semen, agar kami pengunjung bisa parkir ungkapnya sekitar 16:16 WIT.

Padahal sesuai aturan lalu lintas dan aturan andalain, tidak boleh areal parkir kendaraan berdekatan dengan akses utama jalur lalu lintas, hal ini pihak Paragon saya menilai bahwa sangat melanggar kepentingan dan kenyamanan lalu lintas, dan lebih memikirkan keuntungan dari pada memikirkan dampak kecelakaan terhadap masyarakat provinsi Sorong seutuhnya.

Dari hasil keluhan itu publik patut mengetahui bahwa pihak market Paragon dalam hal ini pemilik market inisial (F)sengaja mengabaikan UU kebersihan lingkungan hidup, maupun menjaga keselamatan pengendara lalu lintas jalan.

SIBER REFUN

Berita Terkait

Walau sudah pindah mantan PJ Gubernur PBD Musa’at, beri kesan buruk bagi suku MOI ungkap Yery Su.
Kami Tidak Percaya Polisi Lagi
Wilson Lalengke: Pernyataan Ahli yang Bertentangan dengan Fakta Sangat Menyesatkan
Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Robert Wanma: Pelakunya Harus Diproses Hukum
Konflik Agraria Papua: Tanah Adat dan Jejak Mafia Tanah di Sorong
Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya
PETISI – Waspada “Tipu-tipu Abunawas” di Sorong: Dugaan Manipulasi Hukum untuk Kuasai Tanah Adat
Terkait Kisruh Tugboat di Sorong, Tetiba Muncul Perusahaan Siluman Mengaku Pemilik Kapal

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 03:09 WIB

Sampah plastik dan bauh busuk menyengat di lokasi parit mall Paragon

Sabtu, 14 Februari 2026 - 01:33 WIB

Walau sudah pindah mantan PJ Gubernur PBD Musa’at, beri kesan buruk bagi suku MOI ungkap Yery Su.

Sabtu, 8 November 2025 - 01:54 WIB

Kami Tidak Percaya Polisi Lagi

Jumat, 7 November 2025 - 04:15 WIB

Wilson Lalengke: Pernyataan Ahli yang Bertentangan dengan Fakta Sangat Menyesatkan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 05:00 WIB

Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Robert Wanma: Pelakunya Harus Diproses Hukum

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:51 WIB

Konflik Agraria Papua: Tanah Adat dan Jejak Mafia Tanah di Sorong

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:51 WIB

Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:51 WIB

PETISI – Waspada “Tipu-tipu Abunawas” di Sorong: Dugaan Manipulasi Hukum untuk Kuasai Tanah Adat

Berita Terbaru