Home / OKI

Inspektorat OKI Beri Atensi Proyek Lapangan Tenis Rp500 Juta yang Dinilai Boros dan Minim Manfaat

Senin, 20 April 2026 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


OKI – Kasus dugaan pemborosan anggaran pada proyek rehabilitasi lapangan tenis tahun anggaran 2025 yang menghabiskan anggaran hampir setengah miliar rupiah kini kembali menjadi sorotan publik, dengan banyak pihak yang menilai bahwa proyek tersebut tidak banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi isu yang kembali menjadi sorotan, Kepala Inspektorat OKI, Syafaruddin melalui Kepala Bidang Irban IV Investigasi, Andika, memberikan respon perhatian terhadap kasus ini. Dalam tanggapan yang diberikan melalui pesan WhatsApp pada hari Senin (20/4/2026), pihaknya mengirimkan gerakan emoji “jempol” sebagai bentuk penanda bahwa isu tersebut telah mendapat perhatian.

Namun demikian, harapan dari masyarakat tidak hanya sebatas pada perhatian semata – publik menginginkan adanya tindakan tegas dan nyata yang dapat menjadi bukti bahwa kasus pemborosan ini akan ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh.

“Diharapkan tidak sampai muncul asumsi di tengah publik bahwa Inspektorat OKI hanya menjadi lembaga yang sekadar menghabiskan anggaran tanpa memberikan manfaat yang nyata bagi publik,” ujar Deni S saat diminta memberikan tanggapan terkait evaluasi kinerja Inspektorat OKI dalam menangani berbagai kasus dugaan yang ada di OKI.

Pihak Inspektorat belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai langkah-langkah penyelidikan yang akan dilakukan terhadap proyek yang dinilai boros ini. (Jul PPWI OKI/Tim Red)

Referensi:

Pemborosan Anggaran, Proyek Rehabilitasi Lapangan Tenis OKI Hampir Setengah Miliar Dinilai Minim Manfaat

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Dandim 0402/OKI-OI Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih
BMKG: Sebagian Besar Wilayah OKI Berpotensi Diguyur Hujan, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Relawan Bergerak, Politik Menghangat: Pelantikan Relawan H. Iskandar Dinilai Jadi “Karpet Merah” Politik bagi Alki Iskandar Menuju Pilkada OKI 2029
Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Ketua PPWI OKI Tegaskan Komitmen Pers yang Terpercaya, Independen, dan Profesional
Dugaan Pengondisian Proyek di OKI: Tokoh Masyarakat dan Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan dan Usut Tuntas
Keluarga Korban Penganiayaan Kecewa atas Vonis 6 Bulan Penjara, Forum Jurnalis Ogan Ilir Minta Penjelasan Aparat Penegak Hukum
Dugaan Praktik Pungli Menghantui Lapas Kelas IIB Kayuagung, Tokoh Masyarakat OKI Minta Kakanwil Ditjenpas dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Turun ke Lapangan
Tokoh Masyarakat OKI A. Raden Nyatakan Siap Kawal Kinerja Pemkab OKI: Kritik Adalah Bentuk Kepedulian

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:21 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Dandim 0402/OKI-OI Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih

Senin, 27 Juli 2026 - 06:21 WIB

BMKG: Sebagian Besar Wilayah OKI Berpotensi Diguyur Hujan, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:14 WIB

Relawan Bergerak, Politik Menghangat: Pelantikan Relawan H. Iskandar Dinilai Jadi “Karpet Merah” Politik bagi Alki Iskandar Menuju Pilkada OKI 2029

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:08 WIB

Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Ketua PPWI OKI Tegaskan Komitmen Pers yang Terpercaya, Independen, dan Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:53 WIB

Dugaan Pengondisian Proyek di OKI: Tokoh Masyarakat dan Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan dan Usut Tuntas

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:57 WIB

Keluarga Korban Penganiayaan Kecewa atas Vonis 6 Bulan Penjara, Forum Jurnalis Ogan Ilir Minta Penjelasan Aparat Penegak Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:30 WIB

Dugaan Praktik Pungli Menghantui Lapas Kelas IIB Kayuagung, Tokoh Masyarakat OKI Minta Kakanwil Ditjenpas dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Turun ke Lapangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:29 WIB

Tokoh Masyarakat OKI A. Raden Nyatakan Siap Kawal Kinerja Pemkab OKI: Kritik Adalah Bentuk Kepedulian

Berita Terbaru