Warga desak APH, periksa Kontraktor dan PPK PJN 1 soal jalan kilo meter 16 kota Sorong.

Senin, 30 Maret 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga pengguna jalan nasional lintas kota dan kabupaten Sorong, mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Papua barat daya, dan kejaksaan negeri Sorong, segerah memanggil dan memeriksa kontraktor dan PPK PJN I Provinsi Papua barat daya, agar di periksa soal pekerjaan jalan nasional dari kilometer 14 hingga 16 kota Sorong.

sesuai pantauan warga, pekerjaan jalan nasional dari kilometer 14 hingga 16 kota Sorong itu, baru selesai di kerjakan pada pertengahan bulan Desember 2025 yang lalu. namun seiring berjalanya waktu, kondisi jalan sudah rusak parah lagi, kami ini binggung, mungkin alasan yang akan di ungkapkan kontraktor dan PPK PJN I jika jalan nasional kami ini tanahnya masih LABIL, Omong seorang pengguna jalan kota Sorong kepada wartawan media ini Senin 30 Maret 2026 sekitar 13:13 Wit

Warga pengguna jalan itu mengkritisi kinerja kontraktor dan PPK PJN I Sorong dalam hal ini, Raden Purwono Cahyadi yang mana secara terang terangan tidak menjaga kwalitas dalam melaksanakan suatu pekerjaan, apalagi setingkat pekerjaan pengaspalan jalan nasional.

Menurut MR, lintasan jalan mulai dari kota Sorong menuju kabupaten Sorong, adalah jalan yg kategorinya pekerjaan punya negara, anggaran yang di kucurkan negara pun tidak sedikit untuk cuma mengerjakan jalan ini, lalu anggaran sebesar itu cuma untuk di kerjakan jalan yang tidak punya mutu dan kwalitas seperti apa ini, ungkap MR yang mana meminta wartawan untuk menginisialkan namanya.

Saya pribadi mewakili seluruh warga provinsi Papua barat daya, meminta kepada kepolisian daerah Papua barat daya, dan kejaksaan negeri Sorong, segerah memanggil kontraktor pekerjaan jalan nasional dari kilometer 12 hingga 16 kota Sorong,dan pelaksana pembuat komitmen kerja (PPK PJN I) Sorong agar segerah di periksa.

Lebih lanjut MR mengatakan selama proses pekerjaan berlangsung, kami warga provinsi Papua barat daya, tidak pernah melihat nominal anggaran yang di turunkan oleh negara, yang harus di pampangkan oleh pengelolah anggaran dalam hal ini kontraktor yang menangani pekerjaan tersebut.

Hal ini kami warga provinsi PBD, sudah sering kali menyuarakan soal pampangan nominal anggaran suatu pekerjaan proyek, namun mungkin saja, kontraktor dan PPK tersebut tebal muka. artinya bahwa walaupun kami masyarakat menderita diatas tertawanya seorang kontraktor maupun PPK tersebut tidak menjadi persoalan.

Jika negara ini masih menginginkan warganya sejahtera sesuai dengan selogan presiden Prabowo sibianto, kami meminta bukti dari kepolisian dan kejaksaan negeri Sorong, panggil kontraktor dan PPK PJN 1, agar segerah di usut tuntas, sehingga menjadi efek jerah bagi kontraktor yang lain, kalaupun hal ini tidak bisa dilakukan oleh APH, maka lewat media lain seperti tiktok dan Facebook, kami akan sebarkan biar di ketahui seluruh Indonesia, dengan pekerjaan kotor semacam ini tutup MR.

SIBER REFUN

Berita Terkait

KDRT Berujung Maut, Anak usia 4 bulan Hilang Nyawa
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua
Akhirnya… Mafia Tanah asal Malaysia Paulus George Hung Jadi Tersangka!
Panglima TNI RI, Segerah Desak KASAL, Usut Kasus Penembakan Timo Beber kKpala Suku Besar Biak sorong
Timo Dan Moses Bantah terjadi penembakan Bukan Bersumber DISERSI, Namun bersumber dari Demo warga, soal BBM Ilegal, dan AMDAL
Kapolda Papua Barat Daya Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Langgar Disiplin
Meluruskan Narasi: Menjaga Martabat Ibu Tunggal dan Esensi Kebebasan Pewarta Warga
Lintas jalan nasional rusak parah, APH di mintah priksa PPK dan Kontraktor

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:48 WIB

KDRT Berujung Maut, Anak usia 4 bulan Hilang Nyawa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:04 WIB

Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:36 WIB

Akhirnya… Mafia Tanah asal Malaysia Paulus George Hung Jadi Tersangka!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Panglima TNI RI, Segerah Desak KASAL, Usut Kasus Penembakan Timo Beber kKpala Suku Besar Biak sorong

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Timo Dan Moses Bantah terjadi penembakan Bukan Bersumber DISERSI, Namun bersumber dari Demo warga, soal BBM Ilegal, dan AMDAL

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kapolda Papua Barat Daya Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Langgar Disiplin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:02 WIB

Meluruskan Narasi: Menjaga Martabat Ibu Tunggal dan Esensi Kebebasan Pewarta Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:31 WIB

Lintas jalan nasional rusak parah, APH di mintah priksa PPK dan Kontraktor

Berita Terbaru

Bandar Lampung

DPD PPWI Lampung Ajak Masyarakat Peduli Korban Bencana di NTB dan NTT

Minggu, 16 Agu 2026 - 04:37 WIB