Menimipas: Jawara Beton Lapas Tangerang Siap Jadi Industri

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, meninjau langsung proses produksi paving block dan batako ramah lingkungan ‘Jawara Beton’ di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kamis (21/8/2025). Produk yang dihasilkan Warga Binaan tersebut memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar.

Menurut Menimipas, kolaborasi antara Lapas Kelas I Tangerang dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar, Banten, merupakan langkah nyata dalam memberdayakan Warga Binaan dalam pengelolan limbah industri. “Inovasi ini bukan sekadar produk, tetapi juga bukti nyata bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan karya bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi menjadi industri besar,” ujarnya.

Dengan standar kekuatan K100, paving block dan batako Warga Binaan tersebut dinilai memiliki kualitas mumpuni untuk dipasarkan secara luas. Setiap harinya, unit produksi mampu menghasilkan rata-rata 1.500 buah paving block dan batako.

“Jika dikelola secara konsisten, pemanfaatan FABA (Fly Ash and Bottom Ash – red) ini dapat menjadi contoh, baik dalam pengelolaan limbah industri maupun dalam menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak,” tambah Menteri Agus.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, turut memberi dukungan terhadap pengembangan unit produksi tersebut. “Ke depannya, akan ada penambahan mesin produksi baru untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas keterlibatan Warga Binaan yang telah mendapatkan pelatihan khusus sebelumnya,” ungkapnya.

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemasyarakatan dalam memberdayakan Warga Binaan agar tetap produktif selama menjalani masa pidana sesuai dengan arahan Menimipas. (FLX/Red)

Berita Terkait

​Ironi Lebak: Rakyat Bertaruh Nyawa di Jalan Rusak, Dewan “Pelesir” Rp25 Miliar
Gas Kimia Bocor di Cilegon: Warga Sesak Napas, PT Vopak Disorot, Pemerintah Didesak
Resmi Dilantik, 6 RW dan 36 RT Kelurahan Taman Sari Perkuat Pelayanan Publik Masyarakat
Wali Kota Cilegon Tinjau Jalan Rusak Langon Indah–Langon Dua, Perbaikan Dijanjikan Segera
Rotasi Mandek, Pelayanan Publik Tersandera: PPWI Banten Desak Wali Kota Cilegon Bertindak Tegas
Mencekam! Ketua DPC PPWI Karawang Dikejar Dua Pria Saat Investigasi Gudang Oplos Gas LPG
Puluhan Ketua RT dan RW Kelurahan Mekarsari Cilegon Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Lingkungan
Jalur Strategis Merak–Bakauheni Disusupi Kendaraan Diduga Ilegal, Resmob Polda Banten Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:01 WIB

​Ironi Lebak: Rakyat Bertaruh Nyawa di Jalan Rusak, Dewan “Pelesir” Rp25 Miliar

Senin, 2 Februari 2026 - 05:57 WIB

Gas Kimia Bocor di Cilegon: Warga Sesak Napas, PT Vopak Disorot, Pemerintah Didesak

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:24 WIB

Resmi Dilantik, 6 RW dan 36 RT Kelurahan Taman Sari Perkuat Pelayanan Publik Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Wali Kota Cilegon Tinjau Jalan Rusak Langon Indah–Langon Dua, Perbaikan Dijanjikan Segera

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:58 WIB

Rotasi Mandek, Pelayanan Publik Tersandera: PPWI Banten Desak Wali Kota Cilegon Bertindak Tegas

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:58 WIB

Mencekam! Ketua DPC PPWI Karawang Dikejar Dua Pria Saat Investigasi Gudang Oplos Gas LPG

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:47 WIB

Puluhan Ketua RT dan RW Kelurahan Mekarsari Cilegon Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Lingkungan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:51 WIB

Jalur Strategis Merak–Bakauheni Disusupi Kendaraan Diduga Ilegal, Resmob Polda Banten Bertindak

Berita Terbaru