DPRD Kota Cilegon Turun Langsung ke Lokasi Banjir Ciwandan, Salurkan Bantuan dan Pastikan Penanganan Warga Terdampak

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON —

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Jumat malam hingga Sabtu (3/1/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin oleh Ketua komisi IV DPRD Kota Cilegon, Muhamad Saiful Basri, didampingi Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon, serta anggota Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Hj. Novia dan H. Sarbudin. Kehadiran para wakil rakyat ini bertujuan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan darurat di tengah situasi banjir.

Saiful Basri menjelaskan bahwa pemantauan telah dilakukan sejak pagi hari setelah menerima laporan adanya genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah.

“Kami mulai melakukan monitoring sejak pukul 10.00 WIB. Awalnya kami memantau wilayah Gerem karena hujan cukup deras. Setelah dipastikan tidak terjadi luapan besar di sana, kami langsung bergerak ke wilayah Ciwandan yang dilaporkan mengalami banjir cukup parah,” ujar Saiful Basri saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (3/1/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan DPRD menyambangi sejumlah titik banjir terparah, di antaranya Kampung Kebanjiran, Kampung Pintu Air, dan Kampung Penauan, Kecamatan Ciwandan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai hampir dua meter.

“Di beberapa titik, kondisi cukup ekstrem. Akses jalan terendam dan sebagian wilayah hanya bisa dijangkau menggunakan perahu,” ungkapnya.

Selain meninjau lokasi banjir, rombongan DPRD juga mendatangi tempat-tempat pengungsian sementara yang berada di musala dan fasilitas umum. Mereka berdialog langsung dengan warga terdampak, pengurus RT dan RW, serta lurah setempat guna memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik.

Saiful Basri menyampaikan bahwa di tengah keterbatasan waktu dan kondisi malam hari, pihaknya tetap berupaya menyalurkan bantuan semaksimal mungkin.

“Kami membawa paket makanan instan untuk warga terdampak. Selain itu, kami juga menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp11.000.000,00 yang diperuntukkan bagi kebutuhan dapur umum,” jelasnya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Lurah Ciwandan untuk dikelola dan disalurkan kepada dapur umum di wilayah yang masih terdampak banjir.
Menurut Saiful Basri, selain Kecamatan Ciwandan, banjir juga terpantau di beberapa wilayah lain, seperti PCI, Cibeber, dan Kerangkot. Namun, berdasarkan laporan sementara, Ciwandan menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan.

“Beberapa titik lain memang terdampak, tetapi kondisi terparah saat ini berada di Ciwandan. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat yang dinilai responsif sejak awal kejadian.

“Koordinasi di lapangan berjalan cukup baik. Lurah setempat aktif mendampingi warga, dan tim gabungan penanggulangan bencana terus bekerja tanpa lelah. Ini patut diapresiasi,” tutup Saiful Basri.

Banjir di wilayah Kecamatan Ciwandan dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Cilegon sejak Kamis malam, menyebabkan sejumlah saluran air meluap. Pemerintah Kota Cilegon bersama DPRD menyatakan komitmennya untuk terus memantau situasi dan memastikan penanganan warga terdampak hingga kondisi kembali normal.

Pewarta : (Wawan)

Berita Terkait

​Ironi Lebak: Rakyat Bertaruh Nyawa di Jalan Rusak, Dewan “Pelesir” Rp25 Miliar
Gas Kimia Bocor di Cilegon: Warga Sesak Napas, PT Vopak Disorot, Pemerintah Didesak
Resmi Dilantik, 6 RW dan 36 RT Kelurahan Taman Sari Perkuat Pelayanan Publik Masyarakat
Wali Kota Cilegon Tinjau Jalan Rusak Langon Indah–Langon Dua, Perbaikan Dijanjikan Segera
Rotasi Mandek, Pelayanan Publik Tersandera: PPWI Banten Desak Wali Kota Cilegon Bertindak Tegas
Mencekam! Ketua DPC PPWI Karawang Dikejar Dua Pria Saat Investigasi Gudang Oplos Gas LPG
Puluhan Ketua RT dan RW Kelurahan Mekarsari Cilegon Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Lingkungan
Jalur Strategis Merak–Bakauheni Disusupi Kendaraan Diduga Ilegal, Resmob Polda Banten Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:01 WIB

​Ironi Lebak: Rakyat Bertaruh Nyawa di Jalan Rusak, Dewan “Pelesir” Rp25 Miliar

Senin, 2 Februari 2026 - 05:57 WIB

Gas Kimia Bocor di Cilegon: Warga Sesak Napas, PT Vopak Disorot, Pemerintah Didesak

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:24 WIB

Resmi Dilantik, 6 RW dan 36 RT Kelurahan Taman Sari Perkuat Pelayanan Publik Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Wali Kota Cilegon Tinjau Jalan Rusak Langon Indah–Langon Dua, Perbaikan Dijanjikan Segera

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:58 WIB

Rotasi Mandek, Pelayanan Publik Tersandera: PPWI Banten Desak Wali Kota Cilegon Bertindak Tegas

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:58 WIB

Mencekam! Ketua DPC PPWI Karawang Dikejar Dua Pria Saat Investigasi Gudang Oplos Gas LPG

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:47 WIB

Puluhan Ketua RT dan RW Kelurahan Mekarsari Cilegon Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Lingkungan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:51 WIB

Jalur Strategis Merak–Bakauheni Disusupi Kendaraan Diduga Ilegal, Resmob Polda Banten Bertindak

Berita Terbaru